Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Pemda Provinsi Jabar Ikut Sukseskan Vaksinasi Massal Hari Penyiaran Nasional

Pemda Provinsi Jabar Ikut Sukseskan Vaksinasi Massal Hari Penyiaran Nasional

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sen, 28 Mar 2022

KOTA BANDUNG — Pemda Provinsi Jawa Barat turut menyukseskan kegiatan Vaksinasi Massal dalam rangka peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-89 di Kantor BPBD Jabar, Kota Bandung.

 

Kegiatan yang digelar oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat bersama KPID Jabar, BPBD Jabar, dan HIPMI Jabar pada 26-27 Maret 2022 itu mampu menarik animo masyarakat. Dalam kurun tersebut, total vaksin yang disuntikan mencapai 3.092 dosis. Rinciannya, 1.360 dosis pada hari pertama dan 1.732 dosis pada hari kedua.

 

“Kami bersyukur acara Vaksinasi Massal ini berjalan dengan mulus tanpa hambatan yang berarti,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar Ika Mardiah.

 

“Diharapkan penambahan ribuan orang yang tervaksinasi booster ini juga bisa membantu memperlancar arus pergerakan masyarakat yang tentu segera akan meningkat menuju Lebaran,” imbuhnya.

 

Wakil Ketua KPI Pusat Mulyono Hadi Purnomo menilai acara peringatan Hari Penyiaran Nasional Ke-89 yang melibatkan ribuan masyarakat tersebut patut diacungi jempol.

 

“Pihak penyelenggara dan seluruh institusi terkait, serta masyarakat yang datang, sama-sama mempunyai andil besar sehingga kegiatan ini berjalan sebagaimana mestinya,” ucapnya.

 

Sementara itu, Koordinator Lapangan Vaksinasi BPBD Jabar Dani Saputra mengatakan,  vaksinasi massal serupa akan terus digelar di berbagai daerah di Jawa Barat.

 

“Acara ini merupakan bagian dari program Satu Juta Vaksin BPBD Jabar, sehingga kami akan terus mengejar jumlah dosis sesuai dengan target,” tuturnya.

 

Sebelumnya, Vaksinasi Booster Massal sukses dilakukan di beberapa daerah lain, seperti Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi. Sedangkan Kota dan Kabupaten lain di Jawa Barat akan segera diagendakan.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Siap Sukseskan Survei Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Pasangkayu

    Pemkab Siap Sukseskan Survei Pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Pasangkayu

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 1.378
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Badan Pusat Statistik (BPS) Pasangkayu bakal melakukan survei hasil pelaksanaan reformasi birokrasi (SHPRB) tahun 2019 di lingkup Pemkab Pasangkayu. Kepala BPS Pasangkayu Sarifuddin saat rapat koordinasi dengan Sekkab Pasangkayu Firman, Senin 26 Agustus menyampaikan, survei itu bakal dilakukan pada Agustus hingga September tahun ini. “ Ada tiga OPD yang disurvei sebagai sample berdasarkan […]

  • Rapat Persiapan Penyusunan Laporan Evaluasi Kinerja Kepala Daerah 2026, Soroti Program 3 Juta Rumah

    Rapat Persiapan Penyusunan Laporan Evaluasi Kinerja Kepala Daerah 2026, Soroti Program 3 Juta Rumah

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 211
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat menghadiri rapat Persiapan Penyusunan Laporan Evaluasi Kinerja Kepala Daerah tahun 2026, Senin, 16 Maret 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Sekprov Sulawesi Barat. Evaluasi tersebut secara khusus membahas pelaksanaan program strategis nasional yang dialokasikan di Sulawesi Barat, terutama program pembangunan […]

  • Terus Ditanya Gaji, Karyawan RANS Jawab Menohok Singgung Soal Bando Mahal Nagita Slavina

    Terus Ditanya Gaji, Karyawan RANS Jawab Menohok Singgung Soal Bando Mahal Nagita Slavina

    • calendar_month Sab, 1 Mei 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 168
    • 0Komentar

    KESAL lantaran terus ditanya soal gaji di RANS Entertainment, salah seorang karyawan akhirnya buka suara sambil singgung soal bando mahal yang pernah dipakai Nagita Slavina. Akun YouTube milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, RANS Entertainment merupakan yang paling disorot oleh publik. Bahkan akun dengan jumlah subscribers sebanyak 20 juta lebih ini paling diminati banyak pengakses […]

  • Blokir Tik Tok Di Buka Oleh Kemkominfo, Tapi Ada Syaratnya

    Blokir Tik Tok Di Buka Oleh Kemkominfo, Tapi Ada Syaratnya

    • calendar_month Sab, 14 Jul 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 545
    • 0Komentar

    SETELAH sempat dilakukan pemblokiran akses terhadap aplikasi video lipsync yang sedang populer saat ini, karena di tengarai banyaknya konten dengan unsur negatif di dalamnya maka mulai Selasa sore (10/7/2018), blokir Tik Tok di buka oleh pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informasi dan kini sudah bisa diakses kembali. Kabar mengenai blokir Tik Tok di buka oleh […]

  • MTQ ke VIII Resmi Ditutup Bupati Pasangkayu

    MTQ ke VIII Resmi Ditutup Bupati Pasangkayu

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 312
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU—Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke VIII tingkat Kabupaten Pasangkayu resmi berakhir, Minggu 1 Maret. Kegiatan yang berlangsung sepekan itu ditutup langsung oleh Bupati Agus Ambo Djiwa. Hadir pula dalam kesempatan itu Sekkab Pasangkayu Firman sekaligus ketua LPTQ Pasangkayu, unsur pimpinan Forkopimda, serta sejumlah pimpinan OPD. Bupati Agus, menyampaikan terimakasihnya kepada masyarakat Bambaira, karena telah […]

  • Kejari Pasangkayu Terapkan Keadilan Restoratif di Kasus Pencurian Handphone

    Kejari Pasangkayu Terapkan Keadilan Restoratif di Kasus Pencurian Handphone

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 700
    • 0Komentar

    Pasangkayu, EKSPOSSULBAR.CO.ID– Kejakasaan Negeri (Kejari) menerapkan pendekatan keadilan restoratif dikasus pencurian handphone, yang melibatkan seorang tersangka bernama Roy Susanto. Kejari Pasangkayu berusaha memedias persoalan tersebut, hingga akhirnya korban dan tersangka mencapai kesepakatan damai. Proses penuntutan kasus itupun akhirnya dihentikan. ” Kami menggunakan pendekatan penyelesaian kekeluargaan, karena kasus ini bukanlah kasus besar, ditambah motif pelaku melakukan […]

expand_less