Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » 540 Tahun Kota Bogor, Uu Ruzhanul Ajak Pemkot Selaraskan Misi Juara Lahir Batin

540 Tahun Kota Bogor, Uu Ruzhanul Ajak Pemkot Selaraskan Misi Juara Lahir Batin

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Jum, 3 Jun 2022

KOTA BOGOR – Pelaksana Harian Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-540 Kota Bogor, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor, Jumat (3/6/2022).

“Atas nama Pemerintah Daerah Provinsi dan juga masyarakat Jawa Barat, saya mengucapkan selamat HUT ke- 540 Kota Bogor. Mudah-mudahan Kota Bogor yang dipimpin oleh Bima Arya ada dalam kemajuan, rakyatnya sejahtera dan juga adil dan makmur,” tutur Pak Uu –sapaan akrab Uu Ruzhanul.
Pak Uu berharap, momentum hari jadi Kota Bogor ini menjadi penyemangat dalam menyelaraskan visi misi Jabar Juara, terutama di bidang batin. Untuk itu, ia meminta seluruh pembangunan di Kota Bogor senantiasa dibarengi keimanan dan ketakwaan.
“Saya ingin ada keselarasan visi misi Jabar dengan visi misi Kota Bogor dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat,” kata Pak Uu.
“Yang artinya meningkatkan pendidikan, ekonomi, dan juga kesehatan dengan dibingkai dengan keimanan dan ketakwaan, karena dengan keimanan dan ketakwaan insyallah kesejahteraan, kebahagiaan yang kita cita-citakan dapat tercapai,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menuturkan, tema hari jadi Bogor tahun Kota ini adalah ‘Abhinaya Satya Lestari’, yang mengandung arti semangat ikhlas untuk mewujudkan program-program terkait lingkungan agar bumi terus hidup.
Menurutnya, Bogor yang asri dan hijau yang bisa dirasakan saat ini adalah hasil kerja keras para pendahulu kita sebelumnya. Hasil kerja keras ini jangan sampai berhenti di tengah jalan, apalagi sampai dirusak.
Bima Arya meminta warga Bogor untuk lebih menjaga lingkungan, dengan memulai gaya hidup ramah lingkungan, seperti mengurangi penggunaan plastik dan menghemat energi listrik.
“Kota Bogor harus sejalan dengan sejarahnya, warga kota jangan mengkhianati pendahulunya, Kota Bogor jangan sampai dirusak oleh warga masyarakatnya,” ujar Bima Arya.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Bogor untuk mulai menggunakan produk ramah lingkungan dalam kesehariannya. Kurangi penggunaan plastik, membatasi pemakaian listrik di rumah, dan mari kita bersama-sama menggalakkan penggunaan pakaan yang pada proses produksinya mengutamakan keasrian lingkungan,” tuturnya.
Meski pembangunan terus berlanjut, pihak Pemkot Bogor akan tetap mengutamakan kelestarian lingkungan. Hal ini, kata Bima Arya, adalah demi masa depan generasi mendatang yang tidak boleh dikorbankan.
“Kota Bogor perlu pembangunan mengikuti perubahan zaman, tapi jangan sampai merusak lingkungan. Kita perlu menumbuhkan ekonomi, tapi jangan sampai mengorbankan generasi mendatang. Kita perlu investasi, tapi hanya untuk mereka yang mendahulukan pembangunan demi masa depan,” paparnya.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Pasangkayu Salurkan Sembako Untuk Korban Banjir Lariang

    Pemkab Pasangkayu Salurkan Sembako Untuk Korban Banjir Lariang

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 394
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Pemkab Pasangkayu menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat korban banjir di Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Selasa 5 Mei. Sekkab Pasangkayu Firman selaku ketua harian PMI Pasangkayu mewakili Bupati Pasangkayu turun langsung menyalurkan bantuan di posko pengungsian yang ada disana. Ada 100 paket sembako yang disalurkan. Tiap paket berisi minyak goreng dua liter, gula pasir […]

  • Catatan Hukum Agraria : Status Qou Kawasan Hutan

    Catatan Hukum Agraria : Status Qou Kawasan Hutan

    • calendar_month Sab, 5 Mar 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Oleh : Firmansyah (Praktisi Hukum Agraria) Berselewaran informasi prihal keluarnya KEPUTUSAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN RI NOMOR:SK.01/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2022TENTANG PENCABUTAN IZIN KONSESI KAWASAN HUTAN. Pencabutan konsesi Kawasan Hutan di tujukan pada salah satu anak perusahaan Astra group yang berada di Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat. Betapa tidak informasi tersebut dapat di anggap sebagai bagian dari agenda Pemerintah […]

  • Pemkesra Sulbar Ikuti Rakor Penerapan Standar Pelayanan Minimal

    Pemkesra Sulbar Ikuti Rakor Penerapan Standar Pelayanan Minimal

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 288
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Kepala Bagian Pemerintahan Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat Muh. Dhany Sadry bersama Tim mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakor) Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua, yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (6/11/2025) dilaksanakan secara hybrid serta […]

  • Pemkab Pasangkayu Susun Rancangan Awal Teknoratik RPJMD 2022-2027

    Pemkab Pasangkayu Susun Rancangan Awal Teknoratik RPJMD 2022-2027

    • calendar_month Sab, 5 Des 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 480
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Pemkab Pasangkayu mulai menyusun rancangan awal teknoratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2022-2027. Ini merupakan tahap akhir dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025. Kegiantan penyusunan berlangsung di ruang rapat kantor Bappeda Litbang Pasangkayu, Jumat 4 Desember. Dibuka oleh Sekkab Firman yang didamping oleh Kepala Bappeda Litbang Abidin. Hadir sejumlah kepala OPD […]

  • Inovasi Minyak Makan Merah sebagai Alternatif Pencegahan Stunting

    Inovasi Minyak Makan Merah sebagai Alternatif Pencegahan Stunting

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 195
    • 0Komentar

    MEDAN, EKSPOSSULBAR.CO.ID – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau proses penelitian minyak makan merah di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Kampung Baru, Kota Medan, Kamis (7/7/2022). Minyak makan merah sendiri merupakan inovasi minyak sawit yang berpotensi digunakan sebagai pangan fungsional dalam membantu pencegahan stunting atau kekerdilan dari masyarakat. “Minyak makan merah ini tidak hanya bisa […]

  • 13 Kasus Campak Ditemukan di Balanipa, Dinkes Sulbar Kolaborasi Dinkes Polman Gerak Cepat Lakukan Pengendalian

    13 Kasus Campak Ditemukan di Balanipa, Dinkes Sulbar Kolaborasi Dinkes Polman Gerak Cepat Lakukan Pengendalian

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 157
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, POLMAN – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan pemerintah setempat bergerak cepat melakukan upaya pengendalian kasus campak yang terdeteksi di wilayah kerja Puskesmas Pambusuang, Kecamatan Balanipa. Tercatat 13 kasus klinik campak di Kecamatan Balanipa ditemukan setelah dilakukan penelusuran lapangan. Langkah-langkah yang telah dilakukan antara lain:

expand_less