“Masih banyak terkait akses jalan ke sekolah-sekolah terpencil yang begitu sulit menyebabkan layanan pendidikan belum maksimal. Serta dari 262 Sekolah Dasar, 2 Sekolah Luar Biasa Negeri, 297 Taman Kanak-kanak Negeri dan Swasta, 100 Sekolah Menegah Pertama Negeri dan Swasta hanya memiliki sedikit pengawas sekolah,” tambahnya
Lukman Umar, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Barat mengatakan pihaknya sangat prihatin atas peristiwa yang terjadi
“Keluhan seperti ini harus menjadi perhatian khusus utamanya bagi Dinas Pendidikan Mamasa karena kami yakin masih banyak terjadi disekolah lainnya yang jauh dari jangkauan pengawasan, segera berbenah dan segera di tindak lanjuti,” Jelas Lukman
Selain itu kepala perwakilan memberikan beberapa saran dan masukan dijajaran seluruh Kepala Bidang dan Kepala Dinas Pendidkan untuk perbaikan layanan pendidikan kedepannya, meskipun dengan berbagai kekurangan yg ada saat ini di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mamasa. (*)