Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Pemdaprov Jawa Barat Gelar Mudik Gratis Lebaran 2023

Pemdaprov Jawa Barat Gelar Mudik Gratis Lebaran 2023

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Rab, 5 Apr 2023

KOTA BANDUNG – Berdasarkan hasil survei potensi pergerakan masyarakat pada masa liburan Lebaran 2023 sebanyak 87 persen atau sekitar 43,44 juta masyarakat akan melakukan perjalanan di Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, 43 persen di antaranya atau sekitar 18,68 juta menyatakan bahwa mudik menjadi alasan mengapa mereka melakukan perjalanan.

Tingginya potensi pergerakan pada masa Lebaran 2023 mengakibatkan tingginya potensi kemacetan lalu lintas, mengingat preferensi moda yang dipilih masyarakat dalam melakukan mudik masih didominasi kendaraan pribadi khususnya sepeda motor. Namun perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor memiliki risiko tinggi kecelakaan.

Mempertimbangkan hal tersebut, Pemda Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perhubungan Jabar akan menyelenggarakan program mudik gratis pada masa Lebaran 2023 bagi masyarakat Jabar. Direncanakan program mudik gratis dimulai tanggal 15-18 April 2023.

Kepala Dinas Perhubungan Jabar A. Koswara mengatakan, moda trasportasi yang akan digunakan dalam program mudik gratis pada Lebaran tahun ini, yaitu dengan menggunakan bus dan kereta api (KA).

“Untuk tiket yang kita siapkan masing-masing sebanyak 6.500 tiket untuk bus dan 5.954 tiket untuk kereta api,” ucap Koswara di Kota Bandung, Rabu (5/4/2023).

Ia memaparkan, bagi masyarakat Jabar yang akan mengikuti program mudik gratis dapat mengakses pendaftaran melaui website https://mudik-dishub.jabarprov.go.id untuk pendaftaran mudik dengan bus maupun kereta jarak jauh maupun regional antar kota/kabupaten.

Sedangkan untuk KA Lokal, pendaftaran melalui aplikasi KAI Access dan akan dibuka sesuai dengan ketentuan layanan reguler. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan mudik gratis ini agar perjalanan mudik dapat ditempuh dengan lebih aman,” ujar Koswara.

“Masyarakat juga dapat merasakan mudik Lebaran yang aman, nyaman dan tertib sesuai dengan tagline Muara Hati, yaitu Mudik Jabar Juara Sehat, Selamat, dan Tertib,” imbuhnya.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ridwan Kamil Sapa Wisatawan dan Laporkan Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2022 Menurun

    Ridwan Kamil Sapa Wisatawan dan Laporkan Angka Kecelakaan Mudik Lebaran 2022 Menurun

    • calendar_month Jum, 6 Mei 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 219
    • 0Komentar

    KABUPATEN GARUT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyapa wisatawan saat memantau arus balik Lebaran 2022 di Pos Limbangan Kabupaten Garut, Jumat (6/5/2022). Salah satu wisatawan asal Cigondewah, Kota Bandung, Rifki Ramdani, bercerita bahwa ia bersama keluarga sudah berwisata di Pangandaran. ”Kami dari Pangandaran bakda Magrib kemarin, jam 10 pagi ini baru sampai Limbangan,” ujar […]

  • Ini Masukan Pemkab Pasangkayu Terkait Rencana PSBB di Sulbar

    Ini Masukan Pemkab Pasangkayu Terkait Rencana PSBB di Sulbar

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 1.293
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Pemprov Sulbar ikut berencana menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB). Itu terungkap saat rapat koordinasi antara Pemprov dengan seluruh Pemkab di Sulbar via video conference (vidcon), Senin 4 Mei. Terkait rencana itu, Pemkab Pasangkayu menyampaikan sejumlah masukan. Sekkab Pasangkayu Firman yang mewakili Bupati Pasangkayu dalam vidcon itu mengaku, pada prinsipnya mengapresiasi rencana penerapan […]

  • Kemenhub- Pemkab Pasangkayu Jalin Kerjasama, Ini Tujuannya

    Kemenhub- Pemkab Pasangkayu Jalin Kerjasama, Ini Tujuannya

    • calendar_month Sel, 29 Mar 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Yogyakarta,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Kabar gembira bagi masyarakat Pasangkayu, terkhusus bagi para pelajar yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Kini para generasi Pasangngkayu berpeluang mengenyam pendidikan vokasi dan langsung berstatus sebagai CPNS. Itu setelah, Pemkab Pasangkayu menjalin kerjasama dengan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) melalui Badan Pengembangan SDM Perbubungan, Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat. Penandatanganan nota perjanjian kerjasama […]

  • Jelang Lebaran, Pemprov Sulbar Pantau Ketersediaan Pangan di Bulog Mamuju

    Jelang Lebaran, Pemprov Sulbar Pantau Ketersediaan Pangan di Bulog Mamuju

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 240
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Menjelang lebaran Idul fitri 1446 hijriah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan pemantauan ketersediaan pangan di Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Mamuju, Kamis, 27 Maret 2025. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar, Abdul Waris Bestari mengungkapkan, pihaknya ingin melihat sejauh mana ketersediaan bahan pangan menjelang lebaran di Sulbar. “Terutama beras, gula, terigu […]

  • Pemkab Mamuju Didesak Agar Dana Tunggu Hunian Segera Disalurkan

    Pemkab Mamuju Didesak Agar Dana Tunggu Hunian Segera Disalurkan

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 201
    • 0Komentar

    MAMUJU – DPRD Mamuju mendesak Pemkab Mamuju segera menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) untuk korban gempa Mamuju. Mamuju sendiri mendapat alokasi bantuan DTH sebesar 4 milyar rupiah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Empat milyar rupiah itu nantinya akan disalurkan secara bertahap kepada 1.501 kepala keluarga (KK) yang dinyatakan rumahnya rusak berat. Ketua komisi […]

  • Fennawaty Buktikan Modal PNM Mekaar 3 Juta Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Bagi Sekitar

    Fennawaty Buktikan Modal PNM Mekaar 3 Juta Bisa Ciptakan Lapangan Kerja Bagi Sekitar

    • calendar_month Jum, 10 Jul 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 129
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAKASSAR — Sebelum mengenal PNM Mekaar, Fennawaty Tanuwijaya asal Pa’lambasan, Makassar, Sulawesi Selatan, adalah perempuan yang berjuang seorang diri. Setiap hari ia membuka kantinnya dengan modal yang sangat terbatas, hanya mampu memproduksi sedikit jenis makanan, tanpa bantuan dari siapapun keluarga sekalipun. Usahanya yang kecil kerap tidak mendapat perhatian, sementara kebutuhan sehari-hari pun masih serba […]

expand_less