Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Pemdaprov Jabar Kawal Pencairan Dana Stimulan Korban Gempa Cianjur Warga Tarik Rp71,9 Miliar

Pemdaprov Jabar Kawal Pencairan Dana Stimulan Korban Gempa Cianjur Warga Tarik Rp71,9 Miliar

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sel, 18 Apr 2023

KOTA BANDUNG — Pemdaprov Jabar bersama Bank Mandiri terus mengawal pencairan dana stimulan bagi korban gempa bumi Cianjur.

Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menganggarkan dana stimulan bagi korban gempa Cianjur masing – masing bagi yang rusak berat, sedang, dan rusak ringan.

Menurut  Kepala Diskominfo Jabar Ika Mardiah, sejauh ini pencairan dana stimulan bagi korban gempa bumi Cianjur sudah memasuki tahap ketiga.

Bank Mandiri selaku perbankan yang ditunjuk pemerintah untuk mencairkan, sesuai data dari BPBD Kabupaten Cianjur total penerima dana stimulan tahap 3 sebanyak 42.418 warga, 38.656 di antaranya telah dibuatkan rekening.

Sementara 4.103 orang belum bisa dibuatkan rekening karena ada beberapa kendala. Sebanyak 1.437 data bermasalah pada nama ibu kandung dan 2.330 data terkendala pembaruan di Disdukcapil.

”Sehingga kami merekomendasikan agar warga segera melakukan perekaman dan koordinasi dengan Disdukcapil,” ujar Ika Mardiah.

Kemudian, dari warga yang telah memiliki rekening pada tahap tiga,  9.272  telah mengantongi buku tabungan dengan kategori rumah rusak berat, 7.933 rusak sedang, 20.561 buku tabungan terkategori rusak ringan.

Dari warga yang telah mengantongi buku tabungan, dana stimulan telah cair ke  8.790 rekening warga terkategori rusak berat. Kemudian 6.731 rekening rusak sedang, dan 18.738 rekening terkategori rusak ringan. Sehingga dana stimulan total telah cair ke 34.259 rekening, sedangkan 3.363 ditunda pencairannya karena ada revisi status kerusakan.

Untuk percepatan pencairan, pihak Bank Mandiri berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur, BPBD Kabupaten Cianjur dan Dansatgas yang membentuk BOD atau Basis Operasi Depan yang beranggotakan TNI, POLRI, Kepala Desa, Tim Teknis Dari BPBD, Perkim, PUPR, telah berinisiatif melakukan pelayanan on site yaitu pencairan dana bantuan stimulan di lokasi  Desa-Desa terdampak Gempa sesuai arahan Bupati Cianjur.

Dari kurun 17 Maret – 17 April 2023, sudah dilakukan  sebelas kali on site ke sepuluh titik episentrum gempa, yakni Desa Nagrak, Bunikasih, Limbangansari,  Mekarsari, Babakan Karet, Ciherang, Cijedil, Benjot, Cibulakan, dan Cirumput.

Percepatan pencairan juga dilakukan dengan menambah SDM, penambahan pelayanan di akhir pekan, dan penguatan koordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur, BPBD Kabupaten Cianjur dan Dansatgas melalui BOD untuk verifikasi dokumen.

“Per tanggal 10 dan 16 April 2023, tercatat penarikan dana stimulan dari 5.504 rekening dengan total dana Rp 71,9 miliar,” sebut Ika.

Pencairan bantuan dana  stimulan korban gempa Cianjur  telah memasuki tahap ketiga dimana per tahap dibagi tiga termin. Tahap 3 ditargetkan selesai akhir 2023. Sebagai catatan, masih banyak desa yang belum siap pengajuan jadwal penarikan tahap 2, karena masih proses pembangunan untuk klaim termin 2 dan 3.

Sementara jadwal penarikan tahap 3 termin 1, banyak desa belum mengajukan jadwal dikarenakan masih melengkapi dokumen dan proses verifikasi sesuai persyaratan pencairan dana stimulan.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ridwan Kamil Beri Penghargaan Bagi 27 Pahlawan Perempuan di Jabar

    Ridwan Kamil Beri Penghargaan Bagi 27 Pahlawan Perempuan di Jabar

    • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 245
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Momentum peringatan Hari Kartini Tahun 2022, Pemda Provinsi Jawa Barat memberikan penghargaan kepada 27 pahlawan perempuan yang berasal dari seluruh daerah di Jabar. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Aula Barat, Gedung Sate, Kamis (21/4/2022) dalam acara Peringatan Hari Kartini Tingkat Provinsi Jabar. “Saya mengucapkan selamat […]

  • RPJMD Sulbar 2025–2029 Resmi Jadi Perda, Gubernur SDK Tekankan Efisiensi Anggaran

    RPJMD Sulbar 2025–2029 Resmi Jadi Perda, Gubernur SDK Tekankan Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 329
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) tahun 2025–2029 resmi ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) melalui rapat paripurna DPRD Sulbar yang digelar pada Rabu (18/6/2025). Penetapan ini disahkan dalam sidang paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar, Abdul Halim, dan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK). […]

  • Cegah Penyebaran Tungro, DTPHP Sulbar Gelar Gerdal OPT pada Tanaman Padi Seluas 2 Hektare di Desa Bonda

    Cegah Penyebaran Tungro, DTPHP Sulbar Gelar Gerdal OPT pada Tanaman Padi Seluas 2 Hektare di Desa Bonda

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 128
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat melalui UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) melaksanakan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) untuk menekan penyebaran hama wereng hijau dan penyakit tungro pada tanaman padi di Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Selasa (23/6/2026). Kegiatan pengendalian dilakukan secara […]

  • Bundaran Smart Kota Pasangkayu

    Bundaran Smart Kota Pasangkayu

    • calendar_month Sel, 26 Jun 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 2.101
    • 0Komentar

    Kota Pasangkayu adalah sebuah Kota di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Indonesia dulunya bernama Mamuju Utara. Kota Pasangkayu merupakan pusat pemerintahanatau ibukota Kabupaten yang memiliki fasilitas gedung pemerintahan, serta hasil alam seperti kelapa sawit, dll. Bundaran Smart atau simpang lima ini adalah icon terbaru dari kota Pasangkayu.  

  • Bupati Pasangkayu : Jangan Tutup Masjid, Tapi Batasi Jemaah

    Bupati Pasangkayu : Jangan Tutup Masjid, Tapi Batasi Jemaah

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 661
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Masyarakat Pasangkayu diminta untuk menaati segala imbauan pemerintah. Termasuk larangan berjemaah dirumah ibadah. Mengingat kabupaten paling utara Sulbar ini sudah berstatus zona merah. Itu disampaikan oleh Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa saat tatap muka dengan sejumlah pemuka agama, Selasa 14 April. Hadir pula Sekkab Firman dan para unsur pimpinan Forkopimda. Sambung dia, masyarakat Pasangkayu […]

  • Langkah Antisipatif Gubernur SDK: Audensi dengan PT SMI Jaga Kelanjutan Pembangunan Sulbar

    Langkah Antisipatif Gubernur SDK: Audensi dengan PT SMI Jaga Kelanjutan Pembangunan Sulbar

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 284
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.Co.ID, JAKARTA — Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, melakukan audiensi dengan jajaran PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) di kantor pusat Jakarta, untuk memastikan dukungan terhadap kelanjutan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Barat di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat. Dalam pertemuan tersebut, Selasa 4 Oktober 2025, Gubernur Suhardi Duka (SDK) menjelaskan bahwa pemerintah pusat berencana melakukan penyesuaian […]

expand_less