Agar TPHD Lebih Efektif dan Efisien, Pj Gubernur Sulbar Lakukan Evaluasi
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Rab, 3 Mei 2023
- comment 0 komentar

Pj Gubernur Sulbar, Akmal Malik,
Sehingga, dipandang perlu merevisi jumlah tim TPHD, khususnya yang akan dibebankan pada APBD provinsi yang akan berangkat ke Tanah Suci.
Akmal mencontohkan Provinsi Maluku dengan APBD hingga Rp. 3 triliun namun, hanya memberangkatkan lima orang tim TPHD saja. Begitupun Papua Barat dengan APBD jauh lebih besar hanya berangkatkan 2 orang.
Lalu Maluku Utara dengan penduduk mayoritas muslim, dan APBD hampir Rp 4,5 triliun cuma mengirim sembilan orang tim TPHD.
“Masa Sulbar mau sampai 12 orang yang dibiayai dengan APBD, ini terlalu banyak,” katanya lagi.
Untuk tahun 2023, kuota calon jemaah haji Sulawesi Barat 1.454 orang dari enam Kabupaten se-Sulbar.
Kuota haji Sulbar tersebut juga termasuk untuk Tim Petugas Haji Daerah (TPHD) dan kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah (KBIHU).
Calon jemaah haji Sulbar sebanyak 1.453 orang terdiri dari calon jemaah haji asal Kabupaten Mamuju sebanyak 261 orang, calon jemaah haji asal Kabupaten Mamuju Tengah sebanyak 183 orang , calon jemaah haji Kabupaten Pasangkayu sebanyak 151 orang, calon jemaah haji Kabupaten Majene sebanyan 241 orang dan calon jemaah haji Kabupaten Mamasa sebanyak 102 orang, calon jemaah haji Kabupaten Polman sebanyak 498 orang.
“Kita bersyukur atas kepercayaan Kementerian Agama mengalokasikan kuota TPID yang besar dibandingkan propinsi lain, namun kita juga harus realistis dengan tdk membebani APBD Sulbar yang sangat terbatas ini.Mari kita jaga kepercayaan Kementerian Agama yg sudah mengalokasikan jumlah yang besar untuk TPID ini dalam kondisi tingginya angka antrian untuk kesempatan menunaikan ibadah haji.
Namun, saya ingatkan, jangan sampai ada yang menyalahgunakan kuota TPID ini untuk hal yang tidak sesuai dengan tujuannya. (*)
- Penulis: Ekspos Sulbar
