Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » 4.791 Calon Siswa SMA/SMK di Jabar Dibatalkan Kepesertaannya

4.791 Calon Siswa SMA/SMK di Jabar Dibatalkan Kepesertaannya

  • account_circle
  • calendar_month Sab, 1 Jul 2023

KOTA BANDUNG – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat membatalkan kepesertaan 4.791 calon siswa SMA/SMK dalam Penerimaan Peserta Didik Baru 2023.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wahyu Mijaya menegaskan, pembatalan kepesertaan calon siswa tersebut di antaranya terkait dengan masalah Kartu Keluarga (KK) yang tidak sesuai dengan aslinya dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Ada beberapa penyebab kita menolak 4.791 calon siswa terkait ketidaksesuaian data saat mendaftar berbagai jalur di PPDB. Misalnya terkait dengan dokumen KK dan titik koordinatnya, nilai rapor, dokumen program penanganan kemiskinan serta ketidaksesuaian dengan dokumen prestasi kejuaraan,” ujar Wahyu usai mendampingi Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serentak di SMK Negeri 12, Kota Bandung, Senin (17/7/2023).

Wahyu menuturkan, dari pengalaman tersebut, pihaknya membentuk tim evaluasi untuk melakukan penilaian dan perbaikan sistem PPDB tahun depan, seperti juga evaluasi yang telah dilakukan tahun lalu untuk pelaksanaan PPDB 2023.

“Kita sudah membentuk tim evaluasi untuk menilai dan memperbaiki sistem PPDB tahun 2024. Mana saja yang harus kita pertahankan dan mana saja yang harus kita perbaiki,” katanya.

Wahyu menjelaskan pula, bagi calon siswa tidak mampu yang tidak lolos masuk sekolah negeri, pemerintah tetap membantu mereka untuk bersekolah di swasta dengan memberikan bantuan keuangan untuk proses masuk sekolah.

“Kita anggarkan sebesar Rp2 juta per siswa, yang kita berikan satu kali saja di awal masuk sekolah dan tahun ini kita mengalokasikan untuk 7.500 siswa,” terang Wahyu.

Ia memastikan, tim evaluasi akan bekerja secepatnya untuk merumuskan perbaikan yang diperlukan dalam proses PPDB tahun depan.

“Kita akan evaluasi perbaikan-perbaikan mana yang menjadi ranah kabupaten kota, provinsi, maupun pusat. Insya Allah segera keluar hasilnya,” pungkas Wahyu.

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Ekstrim, Tim SAR Belum Menemukan Korban

    Cuaca Ekstrim, Tim SAR Belum Menemukan Korban

    • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 193
    • 0Komentar

    MAMASA-Pencarian korban Lakalantas kembali di hentikan oleh Tim SAR Gabungan akibat Cuaca buruk pada Rabu sore, 5 mei 2021 Tim SAR  menghentikan pencarian korban sekitar Pukul 15.00 Wita akibat lokasi kejadian diguyur hujan deras. “Sejak siang hingga sore hujan terus, makanya kami hentikan pencarian, pun kami paksakan tidak maksimal karena  arus sungai sungguh deras,” ungkap […]

  • Amankan Pemilu, Polres Pasangkayu Kerahkan 350 Personil

    Amankan Pemilu, Polres Pasangkayu Kerahkan 350 Personil

    • calendar_month Jum, 22 Mar 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 467
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Polres Pasangkayu melakukan gelar pasukan bersama dalam rangka pengamanan Pemilu 2019, Jumat 22 Maret. Melibatkan beberapa unsur ,seperti TNI, Satpol PP, pemadam kebakaran, dan beberapa unsur terkait lainnya. Hadir pula dalam kesempatan itu, Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, Dandim 1427/Pasangkayu Letkol Inf. Kadir Tangdiesak, jajaran penyelanggara Pemilu, serta sejumlah pimpinan Parpol. Kapolres Pasangkayu […]

  • Sidak ASN Hari Pertama Kerja Ramadan, Pj Gubernur Sulbar Temukan Puluhan Pegawai Tidak Masuk Kantor

    Sidak ASN Hari Pertama Kerja Ramadan, Pj Gubernur Sulbar Temukan Puluhan Pegawai Tidak Masuk Kantor

    • calendar_month Jum, 24 Mar 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 490
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR – Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar Akmal Malik melakukan sidak dihari pertama kerja bulan suci ramadhan 1444 H, Jumat 24 Maret 2023. Akmal Malik menemukan puluhan Aparatur Sipil Negara tidak masuk kerja. “Saya temukan banyak terlambat dan ada juga tanpa keterangan kenapa tidak hadir,” bebernya. Dari temuan ini Akmal Malik menekankan terkait pemotongan Tambahan […]

  • Kuota CPNS Mamuju hanya 201 Formasi

    Kuota CPNS Mamuju hanya 201 Formasi

    • calendar_month Sel, 11 Sep 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 613
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, MAMUJU – Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 441 tahun 2018, tentang kebutuhan pegawai aparatur sipil Negara di lingkungan Kabupaten tahun anggaran 2018, telah ditentukan jumlah kuota untuk Kabupaten Mamuju sebanyak 201 formasi. Total tersebut dibagai dalam dua kategori, yakni kategori umum sebanyak 179 formasi, dan kategori khusus sebanyak […]

  • Raih Gelar Doktor, Bupati dan Sekkab Pasangkayu Gelar Syukuran

    Raih Gelar Doktor, Bupati dan Sekkab Pasangkayu Gelar Syukuran

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 342
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Baru-baru ini Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, Herny Agus, Sekkab Firman dan sejumlah kepala OPD meraih gelar Doktor di Universitas Brawijaya (Unibraw), Malang Jawa Timur. Kegembiraan itu ingin pula ditularkan kepada seluruh masyarakat Pasangkayu. Sabtu 22 Februari, Bupati Agus bersama isteri, Sekkab Firman dan sejumlah kepala OPD yang meraih gelar Doktor tersebut menggelar syukuran […]

  • Rapat Teknis Desk Pilkada Serentak dan Pemilu 2024, Sekprov: Semua Stakeholder Ikut Andil Sukseskan Pemilu

    Rapat Teknis Desk Pilkada Serentak dan Pemilu 2024, Sekprov: Semua Stakeholder Ikut Andil Sukseskan Pemilu

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 288
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR – Pemprov Sulbar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulbar melaksanakan rapat teknis pelaksanaan desk Pilkada serentak dan tahapan Pemilu di Hotel Berkah, Selasa 28 November 2023. Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengatakan Pemilu bisa menjadi pemersatu karena tanpa Indonesia bisa tercerai berai disebabkan pandangan politik berbeda-beda. “Makanya dengan adanya pemilu perbedaan politik […]

expand_less