Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Dampak Buruk Polusi Udara Terhadap Kecantikan dan Kesehatan Kulit Serta Langkah Pencegahan

Dampak Buruk Polusi Udara Terhadap Kecantikan dan Kesehatan Kulit Serta Langkah Pencegahan

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Jum, 1 Sep 2023

EKSPOS SULBAR – Saat ini, Jakarta menghadapi masalah serius terkait polusi udara yang menciptakan dampak nyata pada kehidupan sehari-hari masyarakat.

Beberapa hari terakhir, angka PM2.5 di Jakarta melebihi ambang batas yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), secara signifikan melampaui standar aman 25 mikrogram per meter kubik.

Ini menunjukkan bahwa kualitas udara di kota ini jauh dari kondisi yang dianggap sehat.

Selain bisa terhirup ke dalam tubuh dan merusak paru-paru atau organ lainnya, polusi juga bisa berdampak pada kesehatan kulit.

Hal ini karena kulit merupakan organ tubuh terluar yang berfungsi untuk melindungi bagian dalam tubuh dari benda asing, termasuk polusi. Zat berbahaya yang dihasilkan polusi tersebut, seperti karbon monoksida, benzena, hidrogen klorida, ozon, dan logam berat, termasuk timbal dan merkuri, bisa merusak dan meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah pada kulit.

Dokter dr. Abi Noya, Medical Content Marketing Senior Manager ALODOKTER mengatakan bahwa paparan polusi pada kulit yang terlalu banyak atau sering dapat membuat kulit cepat rusak dan berisiko mengalami berbagai kondisi atau penyakit seperti:

  • Iritasi Kulit.

Iritasi kulit ringan umumnya tidak berbahaya bagi kulit, tetapi iritasi yang parah bisa mengganggu aktivitas sehari-hari karena biasanya kulit akan terasa gatal, tampak bersisik, kemerahan, dan bahkan terasa perih atau nyeri.

  • Jerawat.

Riset menyebutkan bahwa paparan polusi berlebihan bisa menyebabkan kulit terlalu banyak menghasilkan sebum. Sebum adalah minyak alami kulit yang berfungsi untuk melembapkan kulit dan mencegah pertumbuhan bakteri di kulit.Ketika jumlah sebum meningkat, kulit wajah akan menjadi terlalu berminyak, sehingga mudah muncul komedo dan jerawat.

  • Hiperpigmentasi.

Polusi udara juga dapat merangsang produksi melanin, pigmen yang memberikan warna pada kulit. Ini dapat menyebabkan hiperpigmentasi atau bintik-bintik gelap pada kulit, terutama pada area yang terpapar polusi secara langsung.

  • Penuaan Dini.

Polusi udara seperti partikel debu, polutan, dan zat kimia dapat merusak lapisan pelindung kulit dan memicu produksi radikal bebas. Ini dapat mengakibatkan kerusakan pada kolagen dan elastin, protein-protein penting yang menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Akibatnya, kulit dapat mengalami penuaan dini, seperti keriput, garis halus, dan kulit kendur.

  • Kanker kulit.

Polusi pada kulit juga merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit. Udara yang tercemar mengandung banyak zat berbahaya, termasuk berbagai jenis racun yang memiliki sifat karsinogenik.

Dampak dari polusi udara yang ekstrem ini tidak bisa diabaikan karena telah menciptakan tantangan nyata bagi kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Masih Stabil

    Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Masih Stabil

    • calendar_month Sen, 10 Mei 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 644
    • 0Komentar

    MAJENE – Jelang lebaran, Tim Pengedalian Inflasi Daerah (TPID) Majene memantau ketersedian dan harga bahan pokok di Pasar Sentral Majene, Senin (10/5/2021). TPID bersama Bupati Majene Lukman menyasar pedangan sayuran dan beberapa lapak lainnya, seperti lapak Sembako, pedagang ikan dan daging. Saat dikonfirmasi Lukman mengatakan menjelang Idul Fitri 1442 hampir semua kebutuhan pokok masyarakat tetap […]

  • Permendagri 60/2018 Dibatalkan, Batas Pasangkayu-Donggala Kembali Seperti Semula

    Permendagri 60/2018 Dibatalkan, Batas Pasangkayu-Donggala Kembali Seperti Semula

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Permendagri nomor 60 tahun 2018 tentang tapal batas wilayah antara Pasangkayu

  • Penyusunan RAD-KSB 2026–2029, Disbun Sulbar Laksanakan Rapat Identifikasi dan Pendataan Program Kegiatan

    Penyusunan RAD-KSB 2026–2029, Disbun Sulbar Laksanakan Rapat Identifikasi dan Pendataan Program Kegiatan

    • calendar_month Kam, 24 Sep 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 10
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Rapat Identifikasi dan Pendataan Program/Kegiatan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB), Rabu (23/9/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam penyusunan dokumen Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan Provinsi Sulawesi Barat tahun 2026-2029, sebagai upaya mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang produktif, […]

  • Nur Salsabilah Menjadi Khafilah Termuda Wakili Sulbar di STQH Kendari 2025

    Nur Salsabilah Menjadi Khafilah Termuda Wakili Sulbar di STQH Kendari 2025

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 175
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Nur Salsabilah, 12 tahun, menjadi khafilah termuda yang mewakili Sulbar di STQH Kendari 2025, dia menguasai 5 juz hafalan Qur’an dan pernah menjadi Juara 1 Hafalan 5 Jus pada Madrasah Fest tingkat Nasional 2023. Saudaranya, Wahab Mubarak pun masuk dalam barisan khalifah Sulbar. Dengan hafalam 5 juz Qur’an. Dua bersaudara lain adalah […]

  • Tingkatkan Layanan Dasar, Biro Organisasi Kawal Optimalisasi Kinerja UPTD di Majene

    Tingkatkan Layanan Dasar, Biro Organisasi Kawal Optimalisasi Kinerja UPTD di Majene

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 231
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Majene — Tim Kerja Kelembagaan dan Analisis Jabatan Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) sejumlah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di Majene, Kamis (2/10/2025). Kegiatan yang menyasar sejumlah UPTD ini sebagai bentuk dukungan Misi ke-5 Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur (Wagub) Sulbar, Salim S Mengga, […]

  • Ridwan Kamil Bertemu Guru ASN Pangandaran, Carikan Solusi Terbaik

    Ridwan Kamil Bertemu Guru ASN Pangandaran, Carikan Solusi Terbaik

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 133
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bertemu dengan Husein Ali Rafsanjani, Guru ASN di Kabupaten Pangandaran yang tengah jadi perbincangan publik belakangan ini. Husein datang sendirian saat pertemuan yang berlangsung di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (10/5/2023). Sebagai pembina ASN di Jabar, Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– mengatakan bahwa dirinya akan mencari solusi […]

expand_less