Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Perdagangan Manusia Harus Jadi Fokus Penanganan Pemerintah Baru

Perdagangan Manusia Harus Jadi Fokus Penanganan Pemerintah Baru

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Rab, 1 Mei 2024
  • comment 0 komentar

Pertama, Suster Laurentina SDP yang mempunyai panggilan Suster Kargo, karena kiprahnya dalam membantu pemulangan imigran dari dalam dan luar negeri yang menjadi korban perdagangan manusia di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengalamannya bersama rekan-rekannya menjemput jenazah korban di bagian kargo Bandara El Tari Kupang, dan mengurus administrasi bandara untuk membantu menghubungkan korban dan keluarga.

Kesaksian itu adalah bentuk nyata perjuangan dalam membela dan membina para korban perdagangan manusia.

Memang hal itu tidak selalu berjalan mulus, banyak tantangan dihadapi seperti identitas yang tidak jelas, dokumen administrasi tidak lengkap bahkan ilegal, dan masih banyak lagi.

“Saya pernah menerima korban hidup tanpa identitas yang sudah kurang lebih 14 tahun tidak bertemu dengan keluarganya, namun ketika ditanya asal dan alamatnya dia hanya menjawab di belakang rumahnya ada pohon asam,” kata Suster Laurentina SDP.

Dia menambahkan bahwa potensi human trafficking terjadi di mana-mana terutama daerah yang secara ekonomi terbilang kurang mampu.

Akibatnya saat diberikan sedikit iming-iming oleh para mafia tersebut disanalah perdagangan orang terjadi. Mereka yang tidak tahu apa-apa tentang itu tergiur dengan kesempatan bekerja di luar negeri.

Kedua, Suster Kristina Fransiska CP, seorang Suster asli Kalimantan memulai perjuangannya untuk membela korban-korban human trafficking sejak bertugas di Keuskupan Malang. Dia turut andil dalam program sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Suster Kristina melihat bahwa calo-calo human trafficking menargetkan anak di sekolah. Menurut kesaksiannya banyak kasus yang ditemui adalah korban yang dijadikan sebagai ‘pengantin pesanan’ oleh calo dengan iming-iming memperoleh hidup yang lebih baik.

Sekarang Suster Kristina Fransiska CP berada dalam Komisi Pendidikan dan Advokasi di KKPP KWI, dalam kesempatan itu juga dia siap membantu siapa saja yang ingin berkolaborasi dalam melawan praktik perdagangan manusia.

Data yang disarikan dari berbagai sumber menyebutkan bahwa sekitar 2% dari pekerja migran Indonesia adalah korban perdagangan manusia. Saat ini ada sekitar 3-4 juta pekerja migran yang tersebar di berbagai negara. Tren baru perdagangan termasuk anak-anak adalah bentuk eksploitasi seksual komersial di wilayah penambangan di Maluku, Papua dan Jambi (data IOM).

Sumber pemerintah dan non pemerintah juga melaporkan peningkatan jumlah pekerja tanpa dokumen ke luar negeri dikarenakan perluasan penggunaan dokumen perjalanan biometric yang menyebabkan pemalsuan dokumen menjadi lebih sulit sehingga menjadi mahal untuk didapat. Anak-anak yang tidak memiliki akta kelahiran resmi rentan terhadap perdagangan orang.

Sulawesi Selatan adalah provinsi pertama di Indonesia yang memberi pelayanan penyediaan akta kelahiran gratis untuk semua anak, bahkan yang lahir di luar ikatan pernikahan resmi.

“Tapi pemberian akta kelahiran gratis saja tidak cukup. Para petugas harus paham apa perdagangan orang, bagaimana modus-modusnya dan bagaimana penindakannya,” tegas Nur Atin.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekprov Sulbar Tekankan Akurasi Data dalam Pelaporan Kinerja Kepala Daerah

    Sekprov Sulbar Tekankan Akurasi Data dalam Pelaporan Kinerja Kepala Daerah

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Langkah pertama, Sekda meminta agar surat resmi segera dikeluarkan kepada OPD terkait agar segera melakukan penginputan data. Kedua, tim inti diminta menggelar rapat teknis guna memastikan proses penginputan berjalan baik dan sesuai ketentuan. “Kita tidak ingin nilainya di bawah rata-rata. Kalau bisa kita yang terbaik, sehingga kita bisa mendapatkan insentif. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, […]

  • Lanjutkan Gerakan Sapaan dan Obrolan Pagi Pasca Cuti Lebaran, Plh Sekprov Herdin Pacu Kinerja OPD

    Lanjutkan Gerakan Sapaan dan Obrolan Pagi Pasca Cuti Lebaran, Plh Sekprov Herdin Pacu Kinerja OPD

    • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Kehadiran Plh. Sekprov sekaligus berdiskusi dengan pegawai perihal proses kerja ke depan. Dia juga menekankan pentingnya loyalitas terhadap pimpinan dan fokus terhadap visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Suhardi Duka-Salim S. Mengga. Hal lain, Herdin juga mengajak para pegawai mendoakan kelancaran perjalan umroh Gubernur Suhardi Duka hingga kembali ke tanah air. (Rls)

  • Dihadapan BPK, Bupati Pasangkayu Komitmen Wujudkan Good Governance

    Dihadapan BPK, Bupati Pasangkayu Komitmen Wujudkan Good Governance

    • calendar_month Jum, 15 Feb 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 441
    • 0Komentar

    “ Apa-apa nanti yang didiskusikan hendaknya menjadi perhatian semua OPD dalam rangka memperbaiki kinerja, memperbaiki semua potensi-potensi kesalahan. Sehingga bisa mengantisipasi sedini mungkin kesalahan. Kehadiran BPK RI perwakilan Sulbar di Pasangkayu sangat penting untuk memperbaiki kinerja kita semua” terang bupati dua periode itu. Kepala BPK RI perwakilan Sulbar Eydu Oktain Panjaitan yang memimpin timnya di […]

  • Kapolda Sulbar dan Gubernur Resmi Lepas Peserta Mamuju Run 2025: Ribuan Pelari Padati Mamuju

    Kapolda Sulbar dan Gubernur Resmi Lepas Peserta Mamuju Run 2025: Ribuan Pelari Padati Mamuju

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Selain aspek olahraga dan ekonomi, “Mamuju Run 2025” juga menjadi ajang promosi pariwisata daerah. Rute lari yang melintasi sejumlah ikon kota Mamuju memberikan kesempatan bagi para peserta untuk menikmati keindahan alam dan budaya Sulawesi Barat. “Kami berharap ‘Mamuju Run’ dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan menarik minat lebih banyak peserta dari seluruh Indonesia,” […]

  • Atasi Banjir Sinar Wajo, Pemkab Genjot Pembangunan Bendungan di Pedanda

    Atasi Banjir Sinar Wajo, Pemkab Genjot Pembangunan Bendungan di Pedanda

    • calendar_month Sen, 9 Nov 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 669
    • 0Komentar

    Kasi Datun Kejari Pasangkayu Jul Indra Dhana Nasution yang ikut dalam monitoring itu menyampaikan bahwa proyek pembanguan bendungan itu merupakan dampingan Kejari Pasangkayu. Kata dia karena kendala alam, perampungan proyek itu memang butuh dukungan dari semua pihak dan pimpinan daerah. ” Pengerjaannya mungkin menyeberang tahun depan. Jadi butuh dukung anggaran tambahan dari daerah. Anggaran yang […]

  • Festival Jiwa Wastra Dibuka, Pemprov Sulbar Perkuat Strategi Pengembangan Tenun

    Festival Jiwa Wastra Dibuka, Pemprov Sulbar Perkuat Strategi Pengembangan Tenun

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Ia juga menekankan peran Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai contoh dalam penggunaan produk lokal. Hal ini sejalan dengan peraturan gubernur yang mewajibkan penggunaan batik atau tenun Sulbar setiap hari Kamis. “Kita harus menggalakkan itu agar menjadi kebiasaan dan budaya,” tegas Junda Maulana. Lebih lanjut, Junda Maulana menjelaskan bahwa produksi tenun perlu dibagi menjadi dua kategori, […]

expand_less