Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Perdagangan Manusia Harus Jadi Fokus Penanganan Pemerintah Baru

Perdagangan Manusia Harus Jadi Fokus Penanganan Pemerintah Baru

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Rab, 1 Mei 2024
  • comment 0 komentar

Komisaris Polisi Jamillah dari Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan mengakui bahwa secara umum pemahaman mengenai perdagangan manusia memang masih rendah di kalangan aparat pemerintah secara umum dan khususnya penegak hukum.

“Kalau petugas (kepolisian) tidak mau menelusuri proses awalnya dan hanya melihat akhir dari cerita, sangat mudah menggunakan UU Ketenagakerjaan jika kasus berhubungan dengan buruh, atau UU Perlindungan Anak saja ketika menyangkut anak-anak dibawah umur. Orang-orang itu dengan mudah lolos dari jerat UU TPPO,” kata Jamillah.

Ia mengaku kesulitan jika berhubungan dengan data karena tidak konsistennya pelaporan dan pencatatan yang tidak rapi. Hal serupa diungkapkan oleh Ketua Kaukus Parlemen Perempuan Sulawesi Selatan Tenri Olle yang juga Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

“Bahkan para petugas yang sudah kita latih dan seharusnya menjadi focal point dalam hal ini bisa dimutasi atau dipindah ke daerah atau bagian lain sebelum ada proses regenerasi,” kata Tenri.

Hanya 6 Bulan

Dari sisi peraturan dan perundang-undangan, pemerintah Sulawesi Selatan sudah melangkah jauh dengan dikeluarkannya Perda dan pembentukan gugus tugas perdagangan orang, yang di antaranya memainkan peran untuk deteksi dini atau pencegahan.

Di tingkat pusat, Presiden Joko Widodo telah mengambil langkah tegas dengan mengalihkan gugus tugas pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di bawah koordinasi Polri, sebagai respons terhadap meningkatnya kasus perdagangan manusia di Indonesia.

Presiden juga membawa isu masalah perdagangan manusia ke Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023 di Labuan Bajo.

Dalam penanganan kasus ini, Kapolri Listyo Sigit memerintahkan semua Kapolda untuk menangkap aparat yang terlibat dalam jaringan mafia perdagangan orang. Namun, meskipun upaya penegakan hukum ditingkatkan, kasus perdagangan manusia masih terus berlangsung.

“Hanya mereda selama enam bulan. Setelah itu, situasinya kembali ramai bahkan semakin parah dengan pemanfaatan teknologi yang canggih,” ujar Romo Paschal.

Meskipun ada upaya dari pihak kepolisian yang baik, namun kejahatan ini terus mengalami peningkatan. Pelaku dalam praktik perdagangan manusia di Batam, misalnya, masih beroperasi tanpa halangan yang signifikan.

Romo Paschal juga menyoroti fakta bahwa praktik perdagangan manusia tidak hanya terjadi di luar negeri, tetapi juga di dalam negeri. Dia mengkritik bahwa undang-undang terkait perdagangan manusia sudah usang dan tidak sesuai dengan perkembangan zaman.

Lebih lanjut, undang-undang tersebut juga tumpang tindih dengan undang-undang ketenagakerjaan, yang membuat penanganan kasus seringkali terhambat.
Meskipun ada penangkapan pelaku yang dilakukan secara sporadis, kasus perdagangan manusia masih dianggap biasa. Data terkait TPPO dari Kementerian Luar Negeri, Kepolisian, dan Kementerian Perempuan bervariasi, menunjukkan penanganan yang tidak terkoordinasi dengan baik dan tidak efektif dalam menyelesaikan masalah yang ada. (*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Staf Ahli PKK Sulbar Fatmawati Salim: Kader PKK Adalah Pejuang Tanpa Pamrih untuk Kesejahteraan Masyarakat

    Staf Ahli PKK Sulbar Fatmawati Salim: Kader PKK Adalah Pejuang Tanpa Pamrih untuk Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Fatmawati juga menyoroti perjalanan panjang gerakan PKK yang kini memasuki usia ke-53 tahun. Menurutnya, usia tersebut menunjukkan kematangan dan konsistensi PKK sebagai gerakan sosial yang tumbuh bersama masyarakat. “Kader PKK adalah garda terdepan perubahan. Mereka menggerakkan edukasi keluarga, peningkatan gizi ibu dan anak, pemberdayaan ekonomi rumah tangga, pelestarian lingkungan hidup, serta mendukung program prioritas seperti […]

  • Perempuan Pertama Nahkodai IMM, Suraidah Ajak Kolaborasi

    Perempuan Pertama Nahkodai IMM, Suraidah Ajak Kolaborasi

    • calendar_month Sen, 18 Apr 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 281
    • 0Komentar

    “Kita tidak bisa berjuang sendiri, harus berkolaborasi”, tutur Sumarni S. Kedepannya, ia mengaku akan lebih masif bangun komunikasi dengan Pemerintah setempat, untuk bersinergi dalam hal pembangunan Daerah. Ia menilai Pembangunan Daerah di tanah Malaqbi’ ini, tidak bisa dejalankan hanya unsur Pemerintah semata. Namun perlu sinergisitas bersama Organisasi Kepemudaan. Ia berharap, visi dan misi yang ia […]

  • Sekretaris Dinsos P3A dan PMD Sulbar Tekankan Pentingnya Validitas Data dalam Penanganan ATS di Daerah

    Sekretaris Dinsos P3A dan PMD Sulbar Tekankan Pentingnya Validitas Data dalam Penanganan ATS di Daerah

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 150
    • 0Komentar

    “Melalui pelatihan ini, kita ingin memastikan para petugas di lapangan benar-benar memahami alur dan mekanisme rekonfirmasi data ATS, mulai dari proses pengecekan, verifikasi lapangan, hingga penginputan data hasil verifikasi ke dalam aplikasi yang telah disediakan,” ujar Aditya. Ia juga berharap para peserta dapat menjalankan tugasnya dengan baik setelah mengikuti pelatihan tersebut. “Data yang valid adalah […]

  • Gubernur Ridwan Kamil Raih Penghargaan Satyalencana Wira Karya, Program Petani Milenial berkontribusi nyata dalam regenerasi petani di Jabar

    Gubernur Ridwan Kamil Raih Penghargaan Satyalencana Wira Karya, Program Petani Milenial berkontribusi nyata dalam regenerasi petani di Jabar

    • calendar_month Sab, 10 Jun 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 54
    • 0Komentar

    KOTA PADANG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atas keberhasilan dalam mendukung program Pembangunan Pertanian. Penganugerahan Tanda Kehormatan tersebut disematkan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo atas nama Presiden dalam rangkaian acara pembukaan kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVI Tahun 2023 di […]

  • Gubernur Suhardi Duka Bangga Sulbar Jadi Provinsi Tercepat Penuhi Instruksi Presiden untuk Koperasi Desa Merah Putih

    Gubernur Suhardi Duka Bangga Sulbar Jadi Provinsi Tercepat Penuhi Instruksi Presiden untuk Koperasi Desa Merah Putih

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Kakanwil berharap capaian ini harus dipertahankan dan terus diperlukan akselerasi percepatan pembentukan dan pengesahan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, mengingat batas waktu pendirian badan hukum koperasi adalah tanggal 30 Juni 2025 harus mencapai 100%. Perlu strategi dan upaya dalam akselerasi tersebut, kolaborasi seluruh unsur serta dukungan dari pimpinan Pemerintah Daerah. Terima kasih kepada Bapak Gubernur […]

  • Arsal Aras: Jalin Komunikasi dengan Pemda dan Koni

    Arsal Aras: Jalin Komunikasi dengan Pemda dan Koni

    • calendar_month Kam, 23 Mei 2024
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Ia menekankan pentingnya menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat. “Saya harap Perbakin Mamuju Tengah dapat menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan KONI. Hal ini penting untuk mendapatkan dukungan dan kerjasama dalam memajukan olahraga menembak di Mamuju Tengah,” tutur Arsal Aras. Ia yakin dengan kepemimpinan Askary […]

expand_less