Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Laporan Komisi II Mengenai Evaluasi Pimpinan DKPP Disetujui, Berikut 10 Poin Evaluasi

Laporan Komisi II Mengenai Evaluasi Pimpinan DKPP Disetujui, Berikut 10 Poin Evaluasi

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Jum, 7 Mar 2025

Dengan aturan itu, menurut dia, DPR berhak mengevaluasi secara berkala calon-calon atau pimpinan lembaga yang ditetapkan oleh Rapat Paripurna DPR.

Menurut dia, Komisi II DPR RI telah mengadakan rapat dengar pendapat dengan Pimpinan DKPP terkait evaluasi kinerja Pimpinan DKPP periode 2022-2027 secara tertutup pada hari Selasa, 11 Februari 2025.

Dia pun menyampaikan ada 10 poin evaluasi yang dicatat Komisi II DPR RI terhadap Pimpinan DKPP. Berikut poin-poin evaluasi yang disampaikan:

  1. Komisi II DPR RI mendorong DKPP untuk memperbaiki dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan memperbaiki kondisi internal DKPP dalam hal kompetensi, integritas, dan kapasitas dengan menyelenggarakan pelatihan berkala, sertifikasi, dan rekrutmen anggota berdasarkan kualifikasi yang lebih ketat.
  2. Komisi II DPR RI mendorong DKPP untuk meningkatkan kinerja terutama dalam hal percepatan penyelesaian kasus, aduan, pelaporan terkait etik penyelenggara pemilu yang sudah menumpuk di DKPP di tahun 2024 dan 2025. Berdasarkan data DKPP menunjukkan bahwa jumlah pengaduan tahun 2024 sampai dengan 31 Januari 2025 sebanyak 881 aduan dengan rincian 790 aduan di tahun 2024 dan 91 aduan per 31 Januari 2025. Dari data tersebut, yang baru diputus di tahun 2024 adalah sebanyak 217 aduan, sehingga masih banyak aduan yang belum terselesaikan di tahun 2024 dan 2025.
  3. Komisi II DPR RI mendorong DKPP untuk terus menjunjung tinggi independensi dan netralitas dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai penjaga marwah etik penyelenggara pemilu. DKPP harus benar-benar independen dari pengaruh politik, kepentingan kelompok, atau pihak eksternal. DKPP harus membuat mekanisme yang lebih ketat untuk mencegah konflik kepentingan dan memastikan netralitas anggota.
  4. Komisi II DPR RI mendorong DKPP agar proses pengambilan keputusan DKPP terbuka dan dapat diakses publik. DKPP perlu meningkatkan publikasi putusan laporan kinerja dan proses persidangan secara terbuka, termasuk melalui platform digital.
  5. Komisi II DPR RI mendorong agar efektivitas penegakan kode etik, dalam hal ini mendorong DKPP untuk memastikan bahwa sanksi yang diberikan efektif menciptakan efek jera, memastikan konsistensi dalam penerapannya, dan mencegah pelanggaran serupa di masa depan.
  6. Komisi II DPR RI mendorong setiap putusan DKPP dalam menangani persoalan etik penyelenggara pemilu benar-benar memiliki dampak dan hasil nyata bagi peneguhan integritas penyelenggaraan pemilu. DKPP harus memiliki indikator kinerja yang jelas dan terukur untuk menilai keberhasilan kinerja.
  7. Komisi II DPR RI mendorong DKPP untuk melibatkan lembaga dan partisipasi lembaga dalam proses pengawasan dan evaluasi kinerja DKPP ke depan, dengan membuat mekanisme partisipasi lembaga yang lebih inklusif seperti forum konsultasi atau form pengaduan online.
  8. Komisi II DPR RI mendorong DKPP memperkuat sinergi dengan lembaga terkait seperti KPU, Bawaslu, dan penegak hukum untuk memastikan penegakan etika yang lebih efektif.
  9. Komisi II DPR RI mendorong DKPP proaktif dalam mencegah pelanggaran etika sebelum terjadi dengan melakukan edukasi penyelenggara pemilu tentang kode etik, dan meningkatkan pengawasan preventif.
  10. Mendorong DKPP RI untuk memaksimalkan sitem penerimaan pengaduan melalui elektronik, call center dan email, daripada datang langsung ke kantor DKPP RI

(*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPSDM Sulbar Ikuti Pembukaan Latsar CPNS di Mamuju Tengah Secara Virtual, Tekankan Profesionalisme ASN Sejalan Visi Misi Gubernur

    BPSDM Sulbar Ikuti Pembukaan Latsar CPNS di Mamuju Tengah Secara Virtual, Tekankan Profesionalisme ASN Sejalan Visi Misi Gubernur

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Beliau juga menekankan agar peserta mengikuti Latsar dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan tanggung jawab, mengingat pelatihan ini hanya dapat diikuti satu kali. Selain itu, CPNS diminta menumbuhkan semangat kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, kerja tuntas, dan kerja berkualitas, serta tidak malas berinovasi. “ASN yang lahir dari Latsar ini harus mampu menjadi motor penggerak pembangunan […]

  • Pimpinan DPRD Sulbar Tekankan Sinergi Legislatif-Eksekutif dalam Pembahasan APBD 2025

    Pimpinan DPRD Sulbar Tekankan Sinergi Legislatif-Eksekutif dalam Pembahasan APBD 2025

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Ketua DPRD Sulbar Amalia Fitri mengapresiasi kontribusi aktif dari seluruh fraksi, dan menekankan pentingnya kerja sama antara legislatif dan eksekutif demi tercapainya APBD yang responsif dan tepat sasaran. “Melalui pemandangan umum fraksi ini, kami berharap seluruh masukan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan lanjutan bersama pemerintah daerah,” ujarnya. Rapat paripurna ini merupakan tahapan awal dari […]

  • Polman Matangkan Arah Pembangunan 2025–2029 Lewat Musrenbang Inklusif

    Polman Matangkan Arah Pembangunan 2025–2029 Lewat Musrenbang Inklusif

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 546
    • 0Komentar

    Kepala Balitbangren Polman, Andi Himawan Jasin, menekankan bahwa Musrenbang ini adalah kunci untuk menyempurnakan arah pembangunan daerah. “Berita acara kesepakatan yang dihasilkan hari ini akan menjadi landasan penting dalam penyusunan dokumen RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026,” jelasnya. Melalui forum ini, Pemkab Polman berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan yang dirancang benar-benar mencerminkan kebutuhan dan […]

  • Ridwan Kamil: Industri Kecil Menengah Naik Kelas Harus Dibantu Industri Besar

    Ridwan Kamil: Industri Kecil Menengah Naik Kelas Harus Dibantu Industri Besar

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 131
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG BARAT — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan komitmennya untuk melibatkan industri kecil menengah (IKM) ke dalam ekosistem industri besar, salah satunya di Metropolitan Rebana yang saat ini sedang dibangun. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur saat membuka Forum Investasi dan Kawasan Industri (FIKI) di Mason Pine Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (13/7/2023). […]

  • DKPPKB Sulbar Perkuat Panca Daya Ketiga melalui Akselerasi Pembangunan Kesehatan Berbasis Data

    DKPPKB Sulbar Perkuat Panca Daya Ketiga melalui Akselerasi Pembangunan Kesehatan Berbasis Data

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Di sisi lain, prevalensi stunting Sulawesi Barat tahun 2025 tercatat 26,80 persen, masih berada di atas target 26 persen. Kabupaten dengan prevalensi tertinggi adalah Majene (30,72 persen), Mamasa (30,30 persen), dan Mamuju (29,31 persen), sementara Mamuju Tengah (19,59 persen) dan Pasangkayu (21,07 persen) telah berada di bawah target. “Data menunjukkan bahwa daerah dengan cakupan pengukuran […]

  • Pemkab Pasangkayu Bantah Inkonsisten Soal BPJS

    Pemkab Pasangkayu Bantah Inkonsisten Soal BPJS

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 382
    • 0Komentar

    ” Kita belum membangun kerjasama karena uang untuk menutupi kenaikan iuran BPJS sebesar Rp. 8,3 milyar itu belum ada. Sementara dalam regulasi, kita memang tidak dibolehkan untuk membangun kerjasama jika uangnya yang belum ada. Ini yang sementara kami usahakan” jelasnya Kamis 14 Mei. Sementara sambung dia, jikapun dipaksakan untuk membangun kerjasama maka ada beberapa skenario […]

expand_less