Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Ancaman PHK Massal, Penghapusan Kuota Impor Harus Dilakukan Hati-Hati

Ancaman PHK Massal, Penghapusan Kuota Impor Harus Dilakukan Hati-Hati

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
  • comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah mengambil langkah berani demi menghadapi dinamika perdagangan global, khususnya kenaikan tarif impor dari Amerika Serikat.

Salah satu kebijakan strategis yang mencuat adalah penghapusan berbagai hambatan dagang (trade barrier) untuk impor, seperti penghapusan kuota impor

Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini menyebut langkah ini sebagai kebijakan untuk melindungi industri dalam negeri dan masyarakat Indonesia.

Menurut Anggia, kebijakan ini bukan hanya sekadar membuka keran impor, melainkan bagian dari strategi besar untuk memperkuat industri nasional agar mampu bersaing di level global. Pernyataan ini disampaikannya melalui rekaman suara yang disampaikan kepada Parlementaria di Jakarta, Rabu (9/4/2025).

“Presiden (Prabowo Subianto) berpihak kepada peningkatan industri dalam negeri yang lebih berkualitas. Tentu akan terpacu untuk lebih meningkatkan kualitas yang berdaya saing global,” tutur Anggia.

Perlu diketahui, upaya ini merupakan respons terhadap kebijakan tarif proteksionis yang dikeluarkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Menurut Anggia, kebijakan Trump ini bertujuan menyeimbangkan defisit dagang AS sehingga berdampak luas terhadap mitra dagang utama, termasuk Indonesia.

Alih-alih melakukan balasan tarif seperti negara-negara lain, Anggia menerangkan Pemerintah Indonesia memilih jalur negosiasi. Dirinya pun mendukung langkah konkret seperti mengurangi hambatan impor dan meniadakan kuota demi menciptakan “win-win solution”.

“Hubungan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat selama ini sangat erat. Oleh karena itu, Indonesia harus cepat menyikapi agar tidak berdampak negatif pada hajat hidup orang banyak,” jelasnya.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Perkimtanhub Sulbar dan BPTD Dirikan Posko Angkutan Lebaran 2026 di Terminal Simbuang Mamuju

    Dinas Perkimtanhub Sulbar dan BPTD Dirikan Posko Angkutan Lebaran 2026 di Terminal Simbuang Mamuju

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 84
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Sulawesi Barat kolaborasi mendirikan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026 di Terminal Tipe A Simbuang, Kabupaten Mamuju, Jumat malam (13/3). Pendirian posko tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pengawasan, pemantauan, serta […]

  • Hearing Dialog

    Plt Kepala Diskominfopers Jadi Narasumber Hearing Dialog Ketua Komisi I DPRD Sulbar

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 221
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Polman — Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Fraksi Demokrat, Syamsul Samad menggandeng Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfopers) Sulbar menggelar hearing dialog. Kegiatan yang bertema “Membangun Ekosistem Literasi Digital Dunia Maya dan Tantangan Generasi Sulbar” ini dilaksanakan di Cafe NR, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Selasa, (7/10/2025). Syamsul Samad […]

  • Pandemi Covid-19, Pemkab Pasangkayu Siapkan Rp.2,7 Milyar untuk JPS

    Pandemi Covid-19, Pemkab Pasangkayu Siapkan Rp.2,7 Milyar untuk JPS

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 673
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU– Pemkab Pasangkayu telah melakukan berbagai langkah pencegahan penularan Covid-19. Juga langkah antisipasi dampak ekonomi selama masa Pandemi ini. Salah satunya dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp.2,7 milyar untuk program jaring pengaman sosial (JPS). Itu diungkapkan oleh pelaksana harian Gugus Tugas Firman saat vidio confrence dengan Kepala Perwakilan BPKP Sulbar, dan Sekda se-Sulbar, Rabu 8 […]

  • Kunjungan Kerja di Polres Majene, Kapolda Sulbar Berikan Arahan Strategis dan Bantuan Tali Asih

    Kunjungan Kerja di Polres Majene, Kapolda Sulbar Berikan Arahan Strategis dan Bantuan Tali Asih

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 134
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAJENE – Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Polres Majene, Rabu (8/10/25) di Aula Mapolres. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda memberikan arahan penting kepada seluruh personel Polres Majene. Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Beliau juga menyoroti beberapa aspek krusial yang perlu diperhatikan oleh […]

  • Timwas DPR Desak Pengawasan Ketat Haji Ilegal, Tiga WNI Terlantar di Gurun Makkah

    Timwas DPR Desak Pengawasan Ketat Haji Ilegal, Tiga WNI Terlantar di Gurun Makkah

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle Chamar
    • visibility 162
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAKKAH – Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mendesak pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap praktik haji ilegal menyusul ditemukannya tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlantar di gurun wilayah Jumum, Makkah. Ketiga WNI tersebut diketahui berupaya menunaikan ibadah haji menggunakan visa non-haji. Cucun menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat mulai dari […]

  • Dinkes se- Jabar dan Praktisi Bahas Khusus Hepatitis Akut Misterius

    Dinkes se- Jabar dan Praktisi Bahas Khusus Hepatitis Akut Misterius

    • calendar_month Sab, 7 Mei 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 646
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), rumah sakit, laboratorium kesehatan daerah, serta dinas kesehatan 27 kabupaten/kota mengantisipasi kemunculan penyakit hepatitis akut misterius yang telah dinyatakan WHO sebagai kasus luar biasa. Jawa Barat sendiri tetap waspada meskipun belum menemukan kasus seperti di DKI Jakarta, yang telah ditemukan […]

expand_less