Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Pemprov Sulbar Percepat Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat untuk Pemberdayaan Masyarakat

Pemprov Sulbar Percepat Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat untuk Pemberdayaan Masyarakat

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
  • comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengikuti rapat evaluasi dan perencanaan program kerja sebagai tindak lanjut hasil kunjungan kerja Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Sulbar Salim S. Mengga ke sejumlah kementerian di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bapperida Sulbar, Selasa 10 Juni 2025, dipimpin oleh Kepala Bapperida Sulbar Junda Maulana, dihadiri Kepala Dinas ESDM Sulbar Mohammad Ali Chandra bersama Kepala OPD terkait lainnya. Turut hadir, para Tenaga Ahli Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, serta pejabat fungsional lingkup Dinas ESDM Sulbar.

Junda Maulana menegaskan pentingnya seluruh OPD menindaklanjuti hasil pertemuan Gubernur Sulbar dan Wakil Gubernur Sulbar dengan kementerian secara cepat dan konkret.

“Kita ingin memastikan bahwa rencana dan peluang dari hasil kunjungan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur ke Kementerian benar-benar ditindaklanjuti. Jangan sampai peluang besar yang sudah terbuka malah tidak kita manfaatkan,” tegas Junda, yang juga Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemprov Sulbar.

Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa kementerian telah menyatakan komitmen mendukung anggaran untuk berbagai program strategis daerah. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah percepatan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Sulbar.

“Bapak Gubernur meminta agar penetapan WPR dipercepat. Nantinya, pengelolaan WPR ini akan dilakukan oleh Koperasi Merah Putih yang dijadwalkan akan diresmikan pada bulan Juli mendatang,” ungkap Junda.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Sulbar, Mohammad Ali Chandra menjelaskan bahwa Kementerian ESDM telah menetapkan Wilayah Pertambangan (WP) untuk Sulbar sejak tahun 2022. Saat ini, pemerintah daerah diminta untuk mengusulkan revisi Rencana Tata Ruang dan RDTR kabupaten yang disesuaikan dengan rencana WPR tersebut.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perluas Layanannya di Sulawesi, Maxim Kini Jangkau Kota Polewali

    Perluas Layanannya di Sulawesi, Maxim Kini Jangkau Kota Polewali

    • calendar_month Rab, 28 Jun 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 190
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR – Dalam rangka memperkuat layanannya di wilayah Sulawesi, Maxim hadir menyapa masyarakat Kota Polewali, Provinsi Sulawesi Barat. Kini berbagai macam layanan dengan tarif hemat sudah bisa dinikmati cukup dengan langkah-langkah yang praktis dan mudah. Adapun layanan-layanan Maxim yang telah tersedia di kota Polewali antara lain transportasi (Bike, Car, Car L – untuk perjalanan […]

  • Antusiasnya Warga Pasangkayu Menanam Pisang Cavendish

    Antusiasnya Warga Pasangkayu Menanam Pisang Cavendish

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle Chamar
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Pasangkayu, ekspossulbar.co.id – Warga Pasangkayu Sulawesi Barat semakin antusias untuk bertani budidaya hortikultura jenis Pisang Cavendis. Hampir setiap pekan ada saja warga yang menanam cavendish secara mandiri yang bekerjasama dengan pihak perbankan melalui KUR. Seperti yang terlihat hari ini, Kamis 13 Februari 2025. Salah satu agenda kunjungan kerja Pj Bahtiar dan rombongan di Kabupaten Pasangkayu […]

  • BBM Gratis Untuk Nelayan-Tekan Inflasi Daerah

    BBM Gratis Untuk Nelayan-Tekan Inflasi Daerah

    • calendar_month Rab, 7 Des 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Pemkab Pasangkayu, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) membagikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 1.300 nelayan di Pasangkayu. BLT dalam bentuk voucer BBM gratis senilai Rp. 600.000 per orang, yang jika dikonversi ke BBM menjadi 60 liter perorang. Pembagian bantuan, dilakukan langsung oleh Bupati Yaumil Ambo Djiwa. Pembagian dilakukan perkecamatan. Berlangsung selama lima hari. […]

  • Ridwan Kamil Ajak 8 Juta Anggota Pramuka se-Jabar Posting Kegiatan di Medsos

    Ridwan Kamil Ajak 8 Juta Anggota Pramuka se-Jabar Posting Kegiatan di Medsos

    • calendar_month Sel, 17 Mei 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 180
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak seluruh anggota pramuka untuk memposting kegiatan positif kepramukaan di akun media sosial masing-masing setiap tanggal 14 secara serentak. Hal itu, kata Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil, bertujuan agar masyarakat mengetahui dan mengapresiasi kegiatan pramuka yang penuh kebermanfaatan. ”Saya ingin viral […]

  • Polres Pasangkayu Silaturahmi dengan Eks Napiter

    Polres Pasangkayu Silaturahmi dengan Eks Napiter

    • calendar_month Sel, 16 Mar 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 200
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Personel Polres Pasangkayu silaturahim dengan eks narapidana teroris (napiter) RHR, yang berlamat di jalan Pendidikan kota Pasangkayu, Senin 15 Maret. Disana personel Polres Pasangkayu disambut hangat oleh bersangkutan, diteras rumah kostnya. Pertemuan berlangsung santai dan penuh canda. Sembari sharing tentang wabah corona yang kini melanda Indonesia. “Saya sangat berterima kasih atas kunjungan bapak polisi […]

  • Klarifikasi Isu 95 ASN Nonjob, Pemprov Sulbar Beberkan Fakta Sebenarnya

    Klarifikasi Isu 95 ASN Nonjob, Pemprov Sulbar Beberkan Fakta Sebenarnya

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 218
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) merespon pemberitaan terkait mutasi 95 aparatur sipil negara (ASN). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sulbar, Herdin Ismail, menegaskan jumlah tersebut tidak sepenuhnya benar. “Pada dasarnya, jumlah yang dimutasi hanya 55 pejabat administrator. termasuk dua pejabat fungsional yang naik jenjang madya, satu orang pensiun, […]

expand_less