Kapolsek Kalukku, Iptu Makmur, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari keluarga, korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan diduga sedang mengalami depresi dalam beberapa waktu terakhir.
“Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan diduga tengah mengalami depresi dalam beberapa waktu terakhir. Beberapa kebiasaan yang menonjol antara lain tidak menyukai keramaian, cenderung menyendiri, dan jarang berkomunikasi, baik dengan keluarga maupun warga sekitar,” jelas Iptu Makmur.
“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Langkah-langkah awal telah kami lakukan, termasuk pemeriksaan di lokasi dan koordinasi dengan pihak keluarga. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik lainnya pada tubuh korban. Dugaan kuat sementara adalah tindakan bunuh diri,” lanjutnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental di lingkungan sekitar dan segera melaporkan jika ada indikasi gangguan psikologis yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain. (*)