Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Kuasa Hukum Petani Laporkan Astra Agro ke Kejati Sulbar: Dugaan Korupsi, Perambahan Hutan, dan Perampasan Lahan Masyarakat

Kuasa Hukum Petani Laporkan Astra Agro ke Kejati Sulbar: Dugaan Korupsi, Perambahan Hutan, dan Perampasan Lahan Masyarakat

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 5 Jun 2025
  • comment 0 komentar

Tak hanya itu, kewajiban lain berupa tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang semestinya menjadi kontribusi perusahaan terhadap pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur lokal juga disebut tidak transparan. “Kami tidak pernah tahu ke mana dana CSR itu pergi. Yang ada justru jalan-jalan desa kami rusak berat, sekolah ambruk, anak-anak harus berjalan kaki ke kebun sawit karena tidak ada akses kendaraan,” tutur salah satu warga Desa Martasari yang lahannya turut dikuasai.

“Ini Korupsi Ekologis dan Struktural”

Menurut Hasri, praktik semacam ini tak bisa lagi dibiarkan. Ia menyebut bahwa kasus ini bukan hanya tentang pencurian lahan atau pajak, tetapi tentang kejahatan korporasi yang merusak tatanan agraria dan struktur sosial masyarakat lokal.

“Inilah yang kami sebut sebagai korupsi ekologis dan struktural. Ketika perusahaan besar bisa mencaplok lahan negara dan masyarakat secara sewenang-wenang, dan negara membiarkannya, maka yang terjadi adalah pembusukan sistem hukum dari dalam,” tegasnya.

Desakan Tegas: Sita Aset, Blokir Produksi, Usut Pejabat Terlibat

Dalam laporan resminya, Kantor Hukum HJ BINTANG & PARTNERS meminta Kejaksaan Tinggi Sulbar untuk:
1. Segera membuka penyelidikan dan penyidikan terhadap seluruh anak perusahaan AAL yang beroperasi di wilayah Sulbar.
2. Melibatkan Kementerian ATR/BPN, KLHK, BPK, dan Ditjen Pajak dalam menghitung potensi kerugian negara, baik dari aspek perpajakan, kehutanan, maupun agraria.
3. Melakukan penyitaan terhadap aset, alat berat, dan hasil produksi ilegal, yang dihasilkan dari lahan tanpa izin dan hutan lindung.
4. Memanggil dan memeriksa pejabat daerah, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, yang diduga terlibat atau membiarkan pelanggaran ini terus terjadi selama lebih dari dua dekade.

Publik Menanti: Tegakkan Hukum atau Rakyat Kehilangan Kepercayaan

Kasus ini menjadi babak baru dari panjangnya konflik agraria dan dugaan kejahatan korporasi yang menyelimuti industri sawit di Indonesia. Jika kejaksaan tidak bertindak tegas, maka rakyat akan kembali dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa hukum di negeri ini lebih berpihak kepada modal daripada rakyat.

“Kami tidak akan berhenti. Jika perlu, kami akan membawa laporan ini ke tingkat nasional, ke KPK, KLHK, dan Ombudsman. Kami ingin tunjukkan bahwa masyarakat kecil pun bisa melawan,” pungkas Hasri. (*)

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov Sulbar dan STIA LAN Makassar Dorong Peningkatan Kapasitas ASN melalui Sosialisasi Kelas Kerja Sama

    Pemprov Sulbar dan STIA LAN Makassar Dorong Peningkatan Kapasitas ASN melalui Sosialisasi Kelas Kerja Sama

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 135
    • 0Komentar

    “Melalui program ini, kita berharap ASN di Sulbar semakin kompeten, profesional, dan mampu menjawab tantangan pembangunan. Ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kapasitas birokrasi daerah ke depan,” ujarnya. Di tempat terpisah, Kepala BKD Sulbar Herdin Ismail menyampaikan, kerja sama antara Pemprov Sulbar dan Politeknik STIA LAN Makassar merupakan langkah konkret dalam memperkuat kapasitas SDM aparatur […]

  • Usai Jabatan Kepala Daerah, Ridwan Kamil Bertekad Tak Berhenti Bangun Masjid

    Usai Jabatan Kepala Daerah, Ridwan Kamil Bertekad Tak Berhenti Bangun Masjid

    • calendar_month Sel, 1 Agu 2023
    • account_circle
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KABUPATEN INDRAMAYU — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan akan terus membangun masjid meski dirinya tak lagi menjabat sebagai kepala daerah. Selama menjadi Gubernur, ia mengaku sering membuat kebijakan agar anggaran dialokasikan untuk pembangunan sarana ibadah warga, khususnya masjid maupun membantu membuatkan desainnya. Hal serupa akan tetap ia lakukan apapun jabatan yang akan diemban ke […]

  • RAPI

    BPBD Sulbar Terima Kunjungan Ketua RAPI Daerah Sulbar, Bahas Rencana Kolaborasi Kegiatan FGD Kebencanaan

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 111
    • 0Komentar

    “Kami sangat mengapresiasi langkah RAPI yang ingin berkontribusi dalam penguatan sistem komunikasi kebencanaan. Komunikasi yang cepat dan efektif merupakan kunci dalam penanganan darurat bencana,” ujar Yasir Fattah. Lanjut Yasir Fattah menyampaikan, kegiatan FGD yang direncanakan sejalan dengan petunjuk Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dan komunitas dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar Periode Oktober 2025 Sebesar Rp 3.258,32 Perkilogram

    Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar Periode Oktober 2025 Sebesar Rp 3.258,32 Perkilogram

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Proses penetapan harga TBS ini oleh tim penetapan saling mengambil peran dalam penentuan harga. Kenaikan Harga TBS dipengaruhi oleh Permintaan Biodisel yang meningkat sejalan dengan kebijakan B40 (campuran 40% CPO) memberikan tekanan kenaikan harga selain itu permintaan global CPO tetap kuat terutama dari sektor biodisel dan manufaktur. Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan misi Gubernur Sulbar […]

  • Banjir Kembali Landa Zarindah Mamuju, Warga Desak Tindakan dari Developer dan Pemerintah

    Banjir Kembali Landa Zarindah Mamuju, Warga Desak Tindakan dari Developer dan Pemerintah

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle Chamar
    • visibility 241
    • 0Komentar

    “Salurannya belum dibangun dengan baik. Kami sudah menyampaikan keluhan ini ke pihak developer maupun pemerintah, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ujarnya. Ia menambahkan, status perumahan yang masih di bawah pengelolaan developer menjadi alasan mengapa pemerintah belum mengambil alih penanganan infrastruktur dasar. “Kami sudah mengirim surat, sudah bicara langsung juga, tapi persoalan ini belum […]

  • DPR Minta Pemerintah Bertindak Tegas Berantas Iklan Pinjol Ilegal

    DPR Minta Pemerintah Bertindak Tegas Berantas Iklan Pinjol Ilegal

    • calendar_month Ming, 7 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Meskipun OJK dan Satgas PASTI rutin memblokir ribuan aplikasi, Mufti menilai cara tersebut tidak efektif karena setiap aplikasi yang diblokir, akan muncul banyak aplikasi baru. Oleh karena itu, ia mendesak perlunya penegakan hukum pidana untuk memberikan efek jera. Mufti juga menekankan bahwa kasus pinjol ilegal bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga masalah perlindungan konsumen dan […]

expand_less