Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » 24.000 Hektar Lahan Transmigrasi Siap Digarap, Sulbar Targetkan Penurunan Kemiskinan

24.000 Hektar Lahan Transmigrasi Siap Digarap, Sulbar Targetkan Penurunan Kemiskinan

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sab, 19 Jul 2025

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) menyebut Nilai Tukar Petani (NTP) mencapai 146, angka ini jauh di atas rata-rata nasional, mencerminkan tingkat kesejahteraan petani yang cukup baik, dan tingginya NTP banyak ditopang sektor pertanian di kawasan transmigrasi.

Hal itu Ia sampaikan Suhardi Duka saat Rapat Koordinasi Tematik Ketransmigrasian 2025 bersama Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara di Ballroom Maleo, Mamuju. Jumat 18 Juli 2025.

“Yang menggembirakan di Sulawesi Barat NTP petani itu 146 yang jauh di atas NTP nasional. Jadi kalau sesungguhnya lihat petani di Sulawesi Barat itu cukup sejahtera dengan NTP 146, tapi itu ditopang oleh petani pekebun, utamanya di sektor sawit,” kata Suhardi Duka.

Perkebunan sawit di Sulbar banyak berada di Mamuju Tengah dan Pasangkayu, dua daerah ini merupakan sentra transmigrasi.

“Pak Menteri tadi sempat wawancara dengan salah satu penghuni transmigrasi yang telah bermukim di Kabupaten Mamuju Tengah, dia sudah haji, dan sudah bisa mendapatkan 15 juta per bulan.
Saya kira ini wujud bahwa kesejahteraan petani treansmigrasi di Sulawesi barat cukup baik,” tutur Suhardi Duka.

Menurut SDK, keberhasilan sekaligus menunjukkan bahwa transmigrasi berdampak besar terhadap ekonomi warga. Dengan demikian, Suhardi Duka yakin transmigrasi bisa jadi jalan keluar dari kemiskinan yang masih membayangi Sulbar.

Saat ini, angka kemiskinan di Sulbar Kata SDK masih di atas 10 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Meski begitu, ia mengungkap, partisipasi masyarakat lokal dalam program transmigrasi sejak dimulai pada tahun 1981 masih sangat kecil. Sebagian besar peserta berasal dari luar Sulbar.

“Pola transmigrasi yang lalu 80 perse itu adalah Jawa, Bali, Lombok, dan Sunda. 20 persen adalah APBDT. APBDT ini meliputi orang-orang yang berada di Sulawesi Selatan jadi kita kebagian di daerah asal itu paling kebagian 10–20 kk, karena APBDT nya diambil dari Makassar, Bone di Sulawesi Selatan, sehingga itu, kesempatan kami untuk ikut transmigrasi di masa yang lalu itu sangat sangat kecil,” ungkapnya.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulbar Lantik 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Berikut Nama dan Jabatannya

    Gubernur Sulbar Lantik 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Berikut Nama dan Jabatannya

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 360
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 15 pejabat pimpinan tinggi Pratama lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar. Acara berlangsung, Jumat pagi (18/7/2025), di Ballroom Andi Depu, lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar. Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa […]

  • Dinas ESDM Sulbar Targetkan Listrik Gratis untuk 171 Rumah Tangga Miskin di 2025

    Dinas ESDM Sulbar Targetkan Listrik Gratis untuk 171 Rumah Tangga Miskin di 2025

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 222
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulbar terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (OPPKPKE), salah satunya melalui penyediaan listrik gratis bagi rumah tangga miskin. Program ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka […]

  • Lagi, Mamasa Terima WTP Untuk Keempat Kalinya

    Lagi, Mamasa Terima WTP Untuk Keempat Kalinya

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 1.720
    • 0Komentar

    Bupati Mamasa Ramlan Badawi menerima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan di Gedung BPK RI perwakilan Sulbar

  • Pemprov Sulbar Gelar Halal Bihalal, Suhardi Duka: Jabat Tangan Bukan Sekedar Formalitas, Harapkan Hubungan Kerja Lebih Solid

    Pemprov Sulbar Gelar Halal Bihalal, Suhardi Duka: Jabat Tangan Bukan Sekedar Formalitas, Harapkan Hubungan Kerja Lebih Solid

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 173
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka memimpin apel besar yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar, Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pejabat dan staf lingkup Pemprov Sulbar sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kerja pasca perayaan hari besar keagamaan. Usai apel, Gubernur Suhardi Duka […]

  • Kunjungi Smart Farming Katokkon Toraja, Pemprov Sulbar Kepincut Kembangkan Cabe Katokkon Khas Sulbar

    Kunjungi Smart Farming Katokkon Toraja, Pemprov Sulbar Kepincut Kembangkan Cabe Katokkon Khas Sulbar

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Mamasa, ekspossulbar.co.id – Usai bertemu dengan warga Kecamatan Tabang, Mamasa Sulawesi Barat, rombongan Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Toraja Utara Sulawesi Selatan, Minggu 9 Februari 2025 sore. Di daerah yang memiliki budaya yang sama dengan Mamasa Sulbar tersebut, rombongan OPD Pemprov Sulbar melihat Smart Farm cabe Katokkon yang dikelola oleh kelompok […]

  • DLH Jabar Tindaklanjuti Dugaan Pencemaran di Cimeta

    DLH Jabar Tindaklanjuti Dugaan Pencemaran di Cimeta

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 661
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG BARAT- Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat bersama Satuan Tugas Citarum Harum, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat menindaklanjuti dugaan pencemaran yang membuat Sungai Cimeta, anak Sungai Citarum berwarna merah pada Senin (30/5/2022). Keempat pihak tersebut berkolaborasi mengidentifikasi asal muasal zat warna yang sempat menggegerkan masyarakat di […]

expand_less