Jadwal selanjutnya, peserta akan beristirahat pada hari Jumat, 22 Agustus, sebelum melanjutkan perlombaan pada hari Sabtu, 23 Agustus dengan etape dari Pamboang menuju Banua Sendana, Majene.
“Hari Minggu, 24 Agustus rute dilanjutkan dari Banua Sendana ke Pantai Deking Majene, kemudian Senin, 25 Agustus dari Pantai Deking menuju Pantai Manakarra, Mamuju,” ungkap Syamsul Samad.
Puncak perlombaan dijadwalkan pada Selasa, 26 Agustus 2025 dengan rute mengelilingi Pulau Karampuang, salah satu destinasi wisata ikonik di Sulbar.
Acara ini juga akan dihadiri oleh Wakil Menteri Pariwisata yang akan menyaksikan secara langsung keindahan dan semangat kompetisi dalam acara Sandeq Silumba tahun ini.
Sandeq Silumba 2025 bukan hanya menjadi ajang olahraga tradisional, tetapi juga upaya mempromosikan kekayaan budaya dan keindahan alam Sulbar ke tingkat nasional maupun internasional. (Rls)