“Kami terus berupaya menjalin komunikasi yang intensif dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan dari kedua belah pihak yang terlibat konflik. Tujuannya adalah untuk mencari solusi terbaik, mendorong terciptanya perdamaian dan membangun kembali hubungan yang harmonis,” tutur Kombes Pol. Slamet Wahyudi.
Kombes Pol. Slamet Wahyudi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Tappalang untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Ia menekankan pentingnya kearifan dalam menghadapi setiap situasi demi membimbing generasi muda ke arah yang lebih baik.
“Kami berkomitmen untuk menindak tegas siapa pun yang mencoba memperkeruh suasana atau melakukan tindakan yang melanggar hukum. Mari kita jaga bersama keamanan dan ketertiban di Tappalang,” tegasnya, Senin (25/8/2025).
Polda Sulbar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana yang kondusif dan mendukung upaya perdamaian. Dengan sinergi dan kolaborasi yang baik, diharapkan Tappalang dapat segera pulih dan kembali menjadi wilayah yang aman, damai dan sejahtera. (*)