Bapperida Sulbar Lakukan Evaluasi Rancangan Akhir RPJMD Kabupaten Mamuju 2025–2029

Selanjutnya, Kepala Bapperida Kabupaten Mamuju, Budianto Muin, memaparkan isi Rancangan Akhir RPJMD yang disusun dengan mengacu pada RPJPN, RPJMD Provinsi Sulbar, serta RTRW Provinsi dan Kabupaten. Dokumen tersebut memuat gambaran umum daerah, visi-misi Bupati Mamuju, serta program prioritas pembangunan.

Pada sesi evaluasi, berbagai masukan teknis disampaikan oleh Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Kepala Bidang Riset dan Inovasi, Kepala Bidang PPEPD, serta para pejabat fungsional perencana. Salah satu catatan penting yang mengemuka adalah ketidaksesuaian dalam perumusan Misi 3 yang berkaitan dengan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial. Ditemukan bahwa belum ada konsistensi yang cukup antara misi, tujuan, dan sasarannya.

Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, menegaskan pentingnya evaluasi ini sebagai upaya penguatan integrasi kebijakan pembangunan antar level pemerintahan.

BACA JUGA:  Pemprov Sulbar Persiapkan Program “Sulbar Berdaya” untuk Pemberdayaan Masyarakat

“Proses evaluasi ini menjadi wujud konkret sinergi lintas pemerintahan. Diharapkan hasilnya dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Junda.

Rapat dihadiri langsung oleh jajaran Bapperida Sulbar, pejabat fungsional, peneliti, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Mamuju. Sementara peserta dari perangkat daerah Provinsi Sulbar dan Kabupaten Mamuju turut bergabung secara virtual.

Rangkaian kegiatan evaluasi ini ditutup secara resmi oleh Sekretaris Bapperida Sulbar, menandai berakhirnya salah satu tahapan penting dalam penyusunan dokumen RPJMD Kabupaten Mamuju 2025–2029. (rls/*)