Diskusi forum mencakup penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) yang per 27 Agustus 2025 telah mencapai 59,44 persen, meski mengalami kontraksi 5 persen secara tahunan. Isu-isu strategis seperti revitalisasi sekolah, program makan bergizi gratis, dan ketahanan energi juga menjadi sorotan.
Darwis mengungkapkan bahwa mekanisme pendanaan untuk revitalisasi sekolah kini mengalami perubahan signifikan.
“Revitalisasi sekolah yang dulunya menggunakan DAK Fisik bidang pendidikan, kini telah diubah mekanismenya menjadi revitalisasi sekolah,” jelasnya.
Forum juga membahas persiapan High Level Meeting FKKPD yang direncanakan berlangsung pada minggu kedua September 2025, sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.
Hadir dalam diskusi forum koordinasi dan sinergitas FKPP, Kepala KPPN Mamuju, dan para Pejabat Dirjen Perbendaharaan Sulbar. (Rls)