Bapperida Sulbar Tegaskan Integrasi Program Literasi ke Perencanaan Pembangunan Daerah
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Rab, 17 Sep 2025
- comment 0 komentar

Ia menegaskan, Bapperida akan memastikan program tersebut masuk ke dalam dokumen perencanaan pembangunan, sehingga dampaknya dapat diukur dan berkelanjutan. Junda juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor.
“Pemerintah daerah, sekolah, perpustakaan, dan masyarakat harus bergerak bersama. Literasi inklusif adalah fondasi daya saing daerah,” tambahnya.
Sebagai informasi, Gerakan Sulbar Mandarras yang diluncurkan Gubernur Suhardi Duka mewajibkan siswa SMA/SMK membaca minimal 20 judul buku selama tiga tahun sebagai syarat kelulusan. Untuk mendukung program ini, Bapperida Sulbar telah menyediakan pojok baca di ruang tamu lantai 1 kantor mereka, dilengkapi dengan koleksi buku bacaan yang dapat diakses oleh publik.
Dengan langkah tersebut, Bapperida menegaskan posisinya bukan hanya sebagai perencana pembangunan, tetapi juga sebagai penggerak literasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Sulawesi Barat. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
