Fasilitasi FGD Kementerian PANRB, Biro Organisasi Optimis Kualitas Perlayanan Publik di Sulbar Meningkat
- account_circle Dhamar
- calendar_month Jum, 31 Okt 2025
- comment 0 komentar

Dalam pemaparannya, Rafly Shofian Noor, mengidentifikasi capaian sementara hasil evaluasi mandiri provinsi dan kabupaten se-Sulbar, khususnya pada 6 aspek evaluasi 30 indikator.
‘’Tim Evaluasi Yanlik Sulbar telah mengevaluasi mandiri 14 Organisasi Penyelenggara Pelayanan (OPP) Pemprov Sulbar, Kabupaten Polman 16 OPP, Majene 7 OPP, Mamasa 10 OPP, Mamuju 10 OPP, Mamuju Tengah 3 OPP, dan Kabupaten Pasangkayu belum terdapat data pada sistem, per 20 Oktober 2025 saat penarikan data tersebut, namun perlu diketahui ini baru data sementara,” ujar Rafly.
Sementara, Ayu Afrianti Harandavina menjelaskan teknis penyusunan Standar Pelayanan dengan harapan kualitas publik dapat lebih ditingkatkan.
‘’Semoga dengan pendampingan teknis penyusunan Standar Pelayanan ini dapat meningkatkan kualitas layanan publik, dengan memastikan bahwa unit penyelenggara layanan memiliki pedoman yang jelas, terukur, dan transparan,’’ harap Ayu.
Kepala Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik, Subuki yang didapuk sebagai salah satu narasumber yang ditunjuk Tim Yanlik Kementerian PANRB memaparkan hasil evaluasi kinerja pelayanan publik pada 14 lokus evaluasi Pemprov Sulbar yang telah dievaluasi mandiri beberapa minggu lalu. Termasuk hasil evaluasi kinerja pada lokus Dinas Dukcapil dan lokus Dinas Pendidikan, pada enam kabupaten se-Sulbar.
‘’Kami mengharapkan adanya perhatian lebih dan respon serius terhadap kualitas penyelenggaraan pelayanan publik baik lingkup Pemprov maupun Pemkab se-Sulbar,’’ kata Subuki. (Rls)
- Penulis: Dhamar
