FKKPD Sulbar Bahas Optimalisasi Pengelolaan APBN–APBD dan Penguatan Sektor Keuangan Daerah
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Ming, 30 Nov 2025
- comment 0 komentar

Darwis juga mengungkapkan bahwa masih terdapat anggaran DIPA APBN pada beberapa perangkat daerah yang belum terserap maksimal. Bapperida, yang juga bagian dari TAPD, akan mendorong percepatan realisasi anggaran tersebut.
“Kami berharap data terbaru dari Kanwil DJPb dapat dibagikan kepada kami agar dapat dipadukan dengan data APBD untuk laporan akhir tahun kepada pimpinan. Data tersebut akan menjadi pertimbangan penting dalam pengalokasian fiskal agar lebih optimal di sektor-sektor prioritas. Dengan begitu, anggaran yang masuk benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelas Darwis.
Ia turut mengapresiasi pemaparan dalam forum karena menjadi masukan berharga dalam penyempurnaan APBD 2026 yang kini memasuki tahap finalisasi pasca persetujuan bersama DPRD.
Seluruh pembahasan dalam FKKPD tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya pengelolaan fiskal daerah secara efektif, transparan, dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat.
Sebelumnya, Gubernur Suhardi Duka telah menegaskan bahwa optimalisasi APBN dan APBD harus diarahkan pada sektor-sektor yang memberi dampak langsung, seperti peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur dasar, serta pemberdayaan ekonomi lokal. (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar
