Siaga Kamtibmas, Kapolda Sulbar Minta Personel Jadi Benteng Keamanan dan Penyejuk Hati Rakyat di Bulan Ramadan
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Ia menambahkan, bagi penjaga keamanan, Ramadhan adalah waktu di mana mereka harus lebih waspada, dengan pengamatan yang lebih cermat dan kehadiran yang lebih nyata. “Seragam yang kita kenakan adalah simbol harapan dan jaminan masyarakat bahwa negara hadir di setiap tarikan nafas warga yang menjalankan ibadah,” tuturnya.
Selanjutnya, Kapolda menekankan beberapa poin penting untuk dijalankan oleh seluruh personel dan pihak terkait:
1. Penguatan intelijen dan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System).
2. Pengamanan simpul ekonomi dan logistik rakyat.
3. Penguatan patroli di jam-jam kritis, dengan fokus pada titik-titik blind spot:
◦ Waktu ngabuburit: antisipasi kemacetan dan gangguan di pasar tumpah atau sentra takjil;
◦ Waktu tarawih: pengamanan area parkir masjid untuk mencegah tindakan curanmor;
◦ Waktu sahur: lakukan patroli gabungan besar untuk membubarkan potensi Sahur on The Road (SOTR) yang anarkis.
4. Humanitas dalam pelayanan, mengingat masyarakat sedang menahan haus dan lapar, personel diminta untuk bersikap ramah dengan senyum, sapaan dan salam. Bagi pelanggar lalu lintas ringan, disarankan untuk melakukan edukasi dengan hati dan menunjukkan bahwa aparat adalah sahabat rakyat.
5. Sinergitas lintas sektoral tanpa batas, keamanan tidak bisa dicapai hanya oleh satu instansi, sehingga perlu diperkuat koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, pemuda, hingga organisasi masyarakat.
Humas Polda Sulbar
- Penulis: Ekspos Sulbar
