Sinergi Pengendalian Inflasi, BPKAD Sulbar Ikuti Rakor Nasional Bahas Komoditas Strategis dan DAK Nonfisik
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Jum, 10 Apr 2026
- comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat peran strategisnya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Hal ini ditunjukkan melalui partisipasi dalam rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi yang dilaksanakan secara virtual bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri dan perangkat daerah terkait, Kamis (9 April 2026).
Dalam kegiatan tersebut, BPKAD Provinsi Sulawesi Barat diwakili oleh Plt. Kasubag Perbendaharaan, Sri Rezki Gani, yang mengikuti rakor dari ruang rapat DPMPTSP Provinsi Sulawesi Barat.
Rakor ini membahas langkah-langkah konkret pengendalian inflasi daerah, khususnya pada komoditas strategis seperti bawang merah, daging ayam ras, dan telur ayam ras yang menjadi faktor dominan penyumbang inflasi. Selain itu, agenda juga dirangkaikan dengan pembahasan lanjutan terkait penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik untuk pengawasan obat dan makanan.
Dalam keterangannya, Sri Rezki Gani menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan di daerah.
“Melalui rakor ini, pemerintah daerah diharapkan mampu mengoptimalkan langkah pengendalian inflasi secara terarah, termasuk memastikan distribusi komoditas berjalan lancar serta memperkuat pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan,” ujarnya.
- Penulis: Ekspos Sulbar
