Pemuda Didorong Jadi Garda Terdepan Tangkal Radikalisme di Sulbar
- account_circle Chamar
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Dalam konteks daerah, Darwis menyebut Kesbangpol Sulawesi Barat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas melalui pendekatan preventif, edukatif, dan kolaboratif. Upaya tersebut meliputi deteksi dini potensi konflik, pembinaan ideologi secara berkelanjutan, hingga sinergi dengan aparat TNI dan Polri dalam pengawasan wilayah.
“Pemberdayaan masyarakat juga dilakukan dengan menggandeng tokoh agama, tokoh masyarakat, dan komunitas pemuda,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa wawasan kebangsaan harus menjadi perisai utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Wawasan tersebut bertumpu pada empat pilar utama, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
Menurut Darwis, cinta tanah air tidak cukup diwujudkan dalam slogan, tetapi harus tercermin dalam tindakan nyata, seperti menjaga persatuan, menghargai perbedaan, serta berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa.
Ia menambahkan, penguatan ketahanan bangsa membutuhkan sinergi lintas sektor. Pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, hingga media sosial memiliki peran masing-masing dalam membangun karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas.
“Dengan sinergi seluruh elemen, kita harapkan lahir generasi muda yang mampu menjadi benteng utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya. (Rls)
- Penulis: Chamar
