Polda Sulbar Dukung GARATTA TBC, DKPPKB Sulbar Dorong Percepatan Eliminasi TBC Berbasis Masyarakat
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 56 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim bersama Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta saat diwawancara sejumlah media.
EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mendorong implementasi GARATTA TBC (Gerakan Aktif Masyarakat dan Tenaga Kesehatan Terpadu dalam Penanggulangan Tuberkulosis) sebagai salah satu strategi percepatan penanganan Tuberkulosis (TBC) di Sulawesi Barat.
Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta beserta jajaran Polda Sulbar yang dilaksanakan di Mapolda Sulawesi Barat, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Kepolisian Daerah Sulawesi Barat dalam mendukung target nasional eliminasi TBC tahun 2030 serta sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Dalam pemaparannya, dr. Nursyamsi Rahim menjelaskan bahwa GARATTA TBC merupakan inovasi berbasis pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan peran tenaga kesehatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan lintas sektor untuk mempercepat penemuan kasus, keberhasilan pengobatan, serta pencegahan penularan TBC hingga tingkat desa.
“Penanganan TBC tidak cukup hanya dilakukan di fasilitas kesehatan. Kita harus bergerak sampai ke tingkat desa melalui keterlibatan aktif masyarakat. GARATTA TBC hadir untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, mempercepat penemuan kasus, meningkatkan keberhasilan pengobatan, dan memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan yang lebih dekat,” ujar dr. Nursyamsi.
- Penulis: Ekspos Sulbar
