Mewakili Gubernur Sulbar, Bau Akram Dai Hadiri Puncak Upacara Adat Pattera’ Pappuangan di Limboro Rambu-Rambu
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Menurutnya, budaya memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai warisan leluhur yang harus dijaga, tetapi juga sebagai modal sosial yang mampu mendorong pembangunan serta memperkuat karakter generasi muda.
“Pemprov Sulbar memandang adat dan budaya sebagai fondasi pembangunan. Budaya bukan hanya warisan yang harus kita lestarikan, tetapi juga kekuatan yang mampu menggerakkan ekonomi, memperkuat persatuan masyarakat, dan membentuk generasi muda yang berkarakter, tangguh, serta memiliki jati diri,” ujar Bau Akram.
Kepala Dispoparekraf menambahkan, di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, masyarakat dihadapkan pada tantangan untuk tetap menjaga identitas budaya.
“Kemajuan harus berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai luhur. Masyarakat yang menjaga adat istiadatnya akan memiliki arah, karakter, dan martabat yang kuat dalam menghadapi perubahan zaman,” ujar Bau Akram.
“Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Bapak Suhardi Duka memberikan perhatian besar terhadap pembangunan sumber daya manusia yang cerdas, tangguh secara mental, dan berkarakter,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan Upacara Adat Pattera’ Pappuangan Adat Limboro Rambu-Rambu, Pemprov Sulbar berharap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal dapat terus diwariskan kepada generasi muda serta menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Sinergi antara pemerintah, lembaga adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu menjaga kelestarian budaya sebagai identitas sekaligus aset pembangunan Sulbar,” pungkas Bau Akram. (Rls)


- Penulis: Ekspos Sulbar
