Implementasi Permen Ekraf, Bau Akram Dai: Perlu Penguatan Koordinasi dan Pemetaan Potensi 21 Subsektor
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 12 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Terdapat empat subsektor baru yang menjadi sektor baru dan digital termasuk Konten Digital yang meliputi kreator konten, afiliator, dan pelaku live commerce. Juga Teknologi Baru yang meliputi AI, blockchain, Web3, IoT, hingga cyber security. Kemudian ada Voice Over atau pengisi suara untuk kebutuhan film, animasi, konten, maupun penyiar. Dan terakhir adalah Kustom Otomotif yakni Pembuatan dan modifikasi aksesori kendaraan seperti velg dan spoiler.
“Dari keseluruhan subsektor tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif menetapkan tujuh subsektor prioritas, yaitu kuliner, kriya, fesyen, game, aplikasi, musik, dan film sebagai fokus utama pengembangan ekonomi kreatif nasional,” jelas Andi Harun Rasyid.
Dalam sosialisasi juga dijelaskan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi kreatif diukur melalui indikator utama, yakni pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif, peningkatan ekspor, penyerapan tenaga kerja, dan pertumbuhan investasi sektor ekonomi kreatif
Secara terpisah, Kepala Dispoparekraf Sulawesi Barat, Bau Akram Dai, menegaskan bahwa hasil sosialisasi tersebut akan menjadi pijakan dalam memperkuat arah kebijakan pengembangan ekonomi kreatif di Sulawesi Barat.
Menurutnya, Dispoparekraf akan menindaklanjuti materi yang diperoleh melalui penguatan koordinasi dengan pemerintah kabupaten, pemetaan potensi 21 subsektor ekonomi kreatif guna membangun ekosistem ekonomi kreatif yang semakin kuat dan berkelanjutan.
“Dispoparekraf Sulbar akan mengoptimalkan implementasi regulasi ini melalui penguatan kelembagaan, pengembangan subsektor unggulan, serta membangun kolaborasi lintas sektor agar ekonomi kreatif mampu menjadi salah satu penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” kata Bau Akram.
“Kami juga akan memastikan setiap program yang dilaksanakan selaras dengan kebijakan nasional maupun visi pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat,” pungkasnya.
- Penulis: Ekspos Sulbar
