Gubernur SDK Buka Kejurnas Bridge ke-60 & Kongres PB GABSI ke-27 di Mamuju, Diikuti 21 Provinsi
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 30 menit yang lalu

Pendekatan penyelenggaraan Kejurnas di Mamuju, lanjut SDK, tidak semata-mata berorientasi pada pertandingan, tetapi juga ingin menjadikan bridge sebagai sarana promosi daerah dan pariwisata.
“Saya kira ini momentum yang bagus untuk memperkenalkan Sulawesi Barat kepada para atlet sekaligus juga bisa menghidupkan UMKM dan tentunya hotel pasti karena banyak pesertanya,” kata SDK.
Dengan kehadiran ratusan atlet, pelatih, pengurus daerah, wasit, dan official dari seluruh Indonesia, perputaran ekonomi di Mamuju dipastikan meningkat, khususnya sektor perhotelan, kuliner, dan UMKM lokal.
Ketika Kota Mamuju ditetapkan sebagai tuan rumah, yang sesungguhnya dipersiapkan bukan hanya sebuah turnamen, melainkan sebuah peristiwa besar dalam sejarah bridge Indonesia.Untuk pertama kalinya Provinsi Sulawesi Barat menjadi pusat kegiatan bridge nasional.
Dalam rentang 9 hari ke depan, Mamuju akan menjadi tempat berkumpulnya seluruh ekosistem bridge Indonesia sekaligus menjadi tempat lahirnya berbagai keputusan penting yang akan menentukan arah pembinaan bridge Indonesia untuk empat tahun mendatang melalui Kongres PB GABSI ke-27.
“Bridge ini memang olahraga lama ya dan tidak banyak yang tahu, olehnya itu perlu regenerasi supaya tetap lestari atau menjadi olahraga nasional kita,” pungkas SDK.
Diketahui, PB GABSI adalah Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia, yang merupakan induk resmi olahraga kartu bridge di Indonesia di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar

