Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » KKP dan DKP Sulbar Survei Revitalisasi Tambak di Polman, 500 Hektare Diusulkan

KKP dan DKP Sulbar Survei Revitalisasi Tambak di Polman, 500 Hektare Diusulkan

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sen, 21 Sep 2026

EKSPOSSULBAR.CO.ID, POLMAN — Revitalisasi tambak bukan sekadar memperbaiki infrastruktur, tetapi menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi ekonomi pesisir dan meningkatkan produktivitas pembudidaya. Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran dan berbasis kondisi nyata di lapangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat melakukan survei lokasi pengembangan budidaya air payau di Kabupaten Polewali Mandar, Minggu, 20 September 2026.

Upaya tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka bersama Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana, khususnya dalam mendorong penguatan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu potensi ekonomi daerah. Sinergi pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir dan pembudidaya.

Kegiatan survei dipimpin dari unsur DKP Sulbar oleh Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan PDSPKP, Fachrul Andi Odang, bersama tim. Tim juga melibatkan Reza Syahroni dari KKP sebagai ahli pemetaan, serta didampingi Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Kabupaten Takalar, Boyun Handoyo, beserta jajaran.

Survei dilakukan pada sejumlah titik potensial, di antaranya tambak di Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, dan Desa Buku, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Bidang Perikanan Budidaya DKP Kabupaten Polewali Mandar, Asdar, serta para penyuluh perikanan.

Fachrul Andi Odang mengatakan, survei menjadi tahapan penting untuk memastikan lokasi yang diusulkan benar-benar memiliki tingkat kesesuaian yang mendukung pengembangan budidaya air payau.

“Survei ini penting untuk memastikan setiap lokasi yang diusulkan benar-benar sesuai, baik dari aspek lahan, sumber dan kualitas air, aksesibilitas, legalitas, maupun risiko lingkungan. Data yang diperoleh di lapangan akan menjadi dasar dalam menentukan langkah revitalisasi yang tepat,” ujar Fachrul.

Mengukur Kelayakan dari Berbagai Aspek
Survei lapangan merupakan bagian dari persiapan program revitalisasi tambak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Tim tidak hanya melihat kondisi fisik tambak, tetapi melakukan kajian dari berbagai aspek untuk memastikan lokasi memiliki kelayakan dan potensi untuk dikembangkan.

Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi kesesuaian lahan, sumber air, legalitas lahan, kualitas air, jarak dari sumber air, potensi pencemaran, risiko bencana, status penguasaan lahan, akses jalan, akses listrik, hingga aspek pasar.

Tim juga mengamati kondisi vegetasi di sekitar tambak, gambaran topografi lokasi, serta kondisi pantai yang berhadapan langsung dengan kawasan tambak. Dari sisi pemetaan, tim turut memastikan batas-batas area yang diusulkan serta mengecek apakah kawasan tersebut telah memiliki poligon sebagai bagian dari kebutuhan perencanaan.

Untuk mendukung identifikasi kualitas perairan secara lebih akurat, tim juga mengambil sampel air di sejumlah lokasi. Sampel tersebut selanjutnya akan menjadi bahan untuk melakukan identifikasi kualitas air lebih lanjut.

500 Hektare Diusulkan di Desa Galeso
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah kawasan tambak di Desa Galeso. Di lokasi tersebut terdapat 15 kelompok pembudidaya dengan total luasan sekitar 500 hektare yang diusulkan untuk masuk dalam program revitalisasi.

Besarnya luasan tersebut menunjukkan potensi pengembangan budidaya air payau sekaligus besarnya harapan masyarakat pembudidaya terhadap dukungan pemerintah dalam mengoptimalkan kembali kawasan tambak.

Fachrul menambahkan bahwa data lapangan menjadi bagian penting dalam menentukan bentuk intervensi yang dibutuhkan.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Bahas Strategi Penguatan Investasi Mobil Listrik di Istana Merdeka

    Presiden Prabowo Bahas Strategi Penguatan Investasi Mobil Listrik di Istana Merdeka

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Jakarta, ekspossulbar.co.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (06/02/2025). Pertemuan tersebut membahas strategi untuk memperkuat investasi dalam pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia. Dalam keterangan persnya kepada awak media usai pertemuan, Rosan menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mengambil peran lebih […]

  • Bupati Pasangkayu Buka Musrenbang di Tiga Kecamatan

    Bupati Pasangkayu Buka Musrenbang di Tiga Kecamatan

    • calendar_month Rab, 20 Feb 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 1.172
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah di tiga Kecamatan di Pasangkayu, Rabu 20 Februari. Yakni Kecamatan Duripoku, Dapurang dan Sarudu. Musrenbang ditiga kecamatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Pasangkayu Ridwan Ali, Ketua Bawaslu Pasangkayu Ardy Trisandi, Staf Khusus Bupati Pasangkayu, Kepala Bappeda Litbang Arhamuddin, Camat Dapurang Syamsuddin, Para Kepala OPD, […]

  • Hadiri Penanaman Jagung, Cabai, Bawang dan Kopi di Botteng, Pj Bahtiar: Ini Bisa Menjadi Contoh Diikuti Masyarakat

    Hadiri Penanaman Jagung, Cabai, Bawang dan Kopi di Botteng, Pj Bahtiar: Ini Bisa Menjadi Contoh Diikuti Masyarakat

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 701
    • 0Komentar

    Mamuju, ekspossulbar.co.id – Pj Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin menghadiri penanaman bibit jagung, cabai, bawang merah dan kopi di Dusun Sumua, Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Rabu 12 Februari 2025. “Hari ini kita berada di Desa Botteng bahwa sesuai arahan Presiden semua provinsi serta kabupaten harus swasembada pangan, bahkan sampai tingkat desa,” kata Bahtiar didampingi Kapold, […]

  • Pelantikan 26 Februari, Polres Pasangkayu Siapkan Pengamanan Berlapis

    Pelantikan 26 Februari, Polres Pasangkayu Siapkan Pengamanan Berlapis

    • calendar_month Sel, 23 Feb 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 290
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Pemkab dan Polres Pasangkayu menggelar rapat koordinas (rakor) dalam rangka persiapan pengamanan pelantikan Yaumil Ambo Djiwa dan Herny Agus sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu periode 2021-2026, Selasa 23 Februari. Dalam rakor itu terungkap, pelaksanaan pelantikan diagendakan pada Jumat 26 Februari nanti. ” Berdasarkan hasil koordinasi kami dengan Pemprov, pelantikan insya Allah dilakukan pada […]

  • Bey Machmudin Tinjau Hari Ketiga MPLS di SMKN 1 Kota Bandung

    Bey Machmudin Tinjau Hari Ketiga MPLS di SMKN 1 Kota Bandung

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2024
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 144
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin kembali meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), yang kali ini di SMK Negeri 1, Kota Bandung, Rabu (17/7/2024). Bey senang, di hari ketiga MPLS ini para siswa baru terlihat sudah tidak tegang karena telah saling mengenal. Pemandangan seperti ini agak berbeda dengan hari pertama dan […]

  • Pemprov Sulbar Akan Tuntaskan Sebanyak 90 Titik Blank Spot 2025

    Pemprov Sulbar Akan Tuntaskan Sebanyak 90 Titik Blank Spot 2025

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 161
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Sulbar akan menuntaskan sebanyak 90 titik penanganan area blank spot di Sulawesi Barat 2025. Penanganan 90 titik ‘blank spot’ yang tersebar disejumlah desa, sekolah, UPTD dan puskesmas itu merupakan, salah satu program prioritas Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Salim S Mengga […]

expand_less