Ribuan Warga Padati Pembukaan Sandeq Silumba 2026, UMKM Ikut Ketiban Rezeki
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 1 jam yang lalu

Nurul mengaku, usaha kuliner tersebut turut berkembang melalui promosi dari mulut ke mulut dan media sosial. Ia juga membangun komunitas pelanggan melalui grup Kedai 5 Putri yang beranggotakan ibu-ibu dan pelanggan lainnya.
Untuk menarik pembeli, Nurul sengaja menghadirkan menu yang berbeda dan berganti-ganti. Dalam satu hari, ia bahkan dapat menyediakan 15 hingga 20 jenis menu.
“Prinsip saya, saya tidak mau membuat pembeli bosan. Jadi menu selalu saya ganti. Besok bisa saja ada es cincau, kapurung, barobo, coto dan lainnya,” ungkap Nurul.
Selain makanan, Kedai 5 Putri juga menyediakan beragam minuman. Konsep tersebut menjadi strategi Nurul untuk memberikan pilihan yang berbeda dibandingkan penjual makanan pada umumnya.
Ia mengatakan keikutsertaannya dalam event Sandeq Silumba 2026 bukan hanya untuk mendapatkan omzet, tetapi sekaligus memperkenalkan Kedai 5 Putri kepada masyarakat yang lebih luas.
“Saya mau memperlihatkan dan mempromosikan bahwa kita juga punya kedai. Namanya Kedai 5 Putri yang ada di Sendana,” tuturnya.
Nurul juga aktif memanfaatkan Instagram dan WhatsApp sebagai sarana promosi. Menurut dia, promosi melalui visual makanan menjadi salah satu cara efektif menarik calon pelanggan.
“Kalau menjual pasti visual. Saya utamakan visual, gambar, kemudian rasa dan kualitas,” pungkas Nurul.
Ia menilai, harga bukan satu-satunya pertimbangan pelanggan. Menurutnya, kualitas makanan harus menjadi prioritas agar pelanggan merasa produk yang dibeli sepadan dengan harga yang dibayarkan.
“Kalau misalnya harganya Rp15 ribu, bagi saya itu sudah worth it. Untuk apa harga murah Rp10 ribu atau Rp5 ribu, tapi cepat basi atau tidak enak. Kualitas juga harus diutamakan,” jelasnya. (*)
- Penulis: Ekspos Sulbar

