Sekjen PSSI Janjikan 1.000 Bola untuk Sulbar, Siap Perjuangkan Revitalisasi Stadion Manakarra
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 12 menit yang lalu

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi saat menghadiri Kongres Luar Biasa PSSI Sulawesi Barat, 7 November 2026.
MAMUJU – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, menyatakan komitmennya mendukung pengembangan sepak bola di Sulawesi Barat (Sulbar). Dukungan tersebut diwujudkan melalui rencana penyaluran 1.000 bola untuk dibagikan ke berbagai pelosok daerah hingga perjuangan mendorong peningkatan infrastruktur sepak bola.
Komitmen itu disampaikan Yunus Nusi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PSSI Sulawesi Barat, Sabtu 7 November 2026. Dalam kesempatan tersebut, Yunus Nusi mengapresiasi PSSI Sulbar dibawah kepemimpinan Febrianto Wijaya yang dinilainya memiliki kecintaan dan pengalaman di dunia sepak bola.
“Saya akan memberikan dukungan kepada yang tepat. Beliau juga mantan pemain, bahkan sampai ke Timnas. Tidak salah teman-teman memilih beliau karena memang memiliki darah sepak bola sejati,” ujar Yunus Nusi.
Ia mengungkapkan, dirinya telah berkomunikasi dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk memberikan bantuan awal berupa 1.000 bola yang nantinya dibagikan kepada masyarakat di berbagai pelosok Sulbar.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi PSSI terhadap Sulbar yang selama ini telah berkontribusi melahirkan sejumlah pemain sepak bola potensial.
Yunus Nusi mencontohkan adanya pemain muda asal Sulbar yang memperkuat Timnas Indonesia kelompok usia U-15 dan baru saja kembali dari Azerbaijan. Pemain tersebut dinilainya memiliki potensi besar untuk berkembang.
“Kami yakin ke depan akan ada lagi anak-anak Sulawesi Barat yang bisa menjadi pemain, maupun memperkuat Timnas. Potensi itu ada, tinggal bagaimana pembinaan dan pengembangannya dilakukan secara serius,” katanya.
Selain bantuan bola, Yunus Nusi menekankan pentingnya memperkuat pembinaan sepak bola usia dini atau grassroots di Sulbar. Menurutnya, Sulbar memiliki banyak talenta yang berpeluang berkembang menjadi pemain profesional. Bahkan, sejumlah pemain asal daerah tersebut telah berkontribusi bagi klub-klub di luar Sulbar.
Karena itu, ia berharap kepengurusan PSSI Sulbar yang baru dapat memberikan perhatian serius terhadap pembinaan pemain usia muda.
“Grassroots di tingkat anak-anak sangat penting dilakukan. Potensi dan semangat talenta sepak bola Sulawesi Barat sangat besar. Tinggal bagaimana potensi itu dipoles melalui pembinaan yang berkelanjutan,” ungkap Yunus Nusi.
- Penulis: Ekspos Sulbar

