Beberapa Hari Udara di Mamuju Berasap, BPBD Sulbar Ingatkan Bahaya Partikulat Bagi Anak, Lansia, Ibu Hamil
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 1 jam yang lalu

2. Menggunakan masker, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah.
3. Menutup pintu dan jendela apabila konsentrasi asap di luar rumah meningkat.
4. Memastikan anak-anak, lansia dan kelompok rentan tidak terlalu lama berada di luar ruangan.
5. Masyarakat yang mengalami sesak napas, batuk berkepanjangan, iritasi mata, pusing atau keluhan kesehatan lainnya agar segera mendapatkan pelayanan kesehatan.
6. Tidak melakukan pembakaran lahan, sampah, maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran.
7. Segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran lahan kepada aparat/petugas terdekat atau melalui kanal penanganan kebencanaan yang tersedia.
“Masyarakat tidak perlu panik, tetapi jangan mengabaikan kondisi udara. Asap merupakan ancaman yang perlu direspons dengan kewaspadaan, perlindungan diri, dan informasi yang benar,” tegasnya.
BPBD Sulawesi Barat juga menegaskan bahwa penanganan kondisi ini bukan hanya persoalan pemadaman api, tetapi merupakan upaya perlindungan masyarakat secara menyeluruh, mulai dari pemantauan sumber asap, pengendalian Karhutla, pemantauan kualitas udara, perlindungan kelompok rentan hingga kesiapsiagaan layanan kesehatan.
Khusus masyarakat Kabupaten Mamuju, apabila kondisi asap semakin pekat dan jarak pandang menurun, masyarakat diharapkan mengutamakan keselamatan dan kesehatan serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan instansi teknis.
“Siaga, Tanggap, dan Melindungi Masyarakat Sulawesi Barat.” (Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar

