DKPPKB Sulbar Terima Kunjungan Komisi IV DPRD Polman, Bahas Percepatan Penurunan Stunting
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 1 jam yang lalu

Pada 2026, DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat telah mengalokasikan pengadaan antropometri untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pelayanan Posyandu, terutama pada wilayah yang menjadi prioritas.
“Yang tidak kalah penting adalah memastikan alat yang sudah tersedia benar-benar dimanfaatkan dan dipelihara. Pengukuran pertumbuhan harus dilakukan dengan baik sehingga data yang dihasilkan dapat menjadi dasar tindak lanjut,” ujar Putri.
Dalam pertemuan itu, DKPPKB Sulbar juga menekankan pentingnya pemanfaatan data Posyandu sebagai dasar intervensi. Data yang dikumpulkan tidak cukup hanya dicatat dan dilaporkan. Data perlu dianalisis untuk mengetahui kondisi sasaran, tingkat cakupan pelayanan, serta persoalan yang membutuhkan tindak lanjut.
Peningkatan kunjungan Posyandu, misalnya, perlu dilihat berdasarkan kondisi sasaran di masing-masing wilayah. Karena itu, pencatatan, pelaporan, pemantauan dan verifikasi data menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan tepat sasaran.
Kolaborasi antara sektor kesehatan, pemerintah daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, pemerintah desa, kader Posyandu serta lintas sektor lainnya dinilai diperlukan agar data yang tersedia dapat diterjemahkan menjadi intervensi yang nyata.
Sementara itu, kunjungan Komisi IV DPRD Polewali Mandar juga menjadi ruang untuk membahas dukungan kebijakan dan penganggaran bagi program kesehatan, termasuk pemenuhan sarana Posyandu, alat antropometri, penguatan kapasitas kader dan intervensi percepatan penurunan stunting.
Dukungan legislatif dan eksekutif di tingkat daerah dinilai penting agar berbagai program kesehatan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Putri Anindy mengatakan, penguatan Posyandu dan percepatan penurunan stunting merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar sekaligus kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat. Langkah tersebut sejalan dengan arah pembangunan yang didorong Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, terutama dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
- Penulis: Ekspos Sulbar

