Akselerasi Pendataan Warga Miskin di Sulbar: Tembus 73 Ribu KK, Polman Teratas
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 31 menit yang lalu

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU — Langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dalam mempercepat digitalisasi data Perlindungan Sosial (Perlinsos) menunjukkan hasil positif. Berdasarkan pembaruan data dari dashboardPortal Perlinsos, Sulbar kini berhasil menduduki peringkat ke-6 nasional dalam capaian pendaftaran digital warga kurang mampu.
Kepala Dinas Komunkasi Persandian dan Statistik (KominfoSS) Sulbar Muhammad Ridwan Djafar mengemukakan, akselerasi pendataan secara digital ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Gubernur Sulbar,Suhardi Duka, untuk memastikan intervensi program penanganan kemiskinan dan perlindungan sosial dapat tersalurkan secara lebih tepat sasaran serta terintegrasi secara transparan.
Langkah ini menegaskan komitmen daerah agar intervensi penanganan kemiskinan dan penyaluran perlindungan sosial dapat terintegrasi secara transparan serta benar-benar tepat sasaran.
Komitmen tersebut diperkuat melalui penerbitan Surat Edaran (SE) Gubernur Sulbar Nomor 43 Tahun 2026 tentang Optimalisasi Digitalisasi Perlinsos. SE yang ditujukan kepada para bupati serta seluruh kepala desa dan lurah se-Sulbar ini menekankan percepatan integrasi data kependudukan digital.
Dalam edaran tersebut, Gubernur menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK di lingkungan Pemprov maupun Pemerintah Kabupaten untuk bertindak aktif sebagai Agen Perlinsos. Para ASN diwajibkan mengantongi Identitas Kependudukan Digital (IKD) serta membantu pendataan dan verifikasi warga kurang mampu di lingkungan sekitarnya.
- Penulis: Ekspos Sulbar

