Jelang Kunjungan Wapres Gibran, Gubernur Sulbar Tinjau Lokasi Peringatan 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 1 jam yang lalu

Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap agama harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap perbedaan. Menurutnya, Indonesia merupakan bangsa yang terdiri atas beragam agama dan suku sehingga persatuan harus terus diperkuat melalui sikap toleransi yang tinggi.
“Pada saat kita memahami agama, maka pada saat itu pula kita juga akan memahami perbedaan. Olehnya itu, kita harus mengakui bahwa Indonesia tidak satu agama, Indonesia tidak satu suku. Dengan demikian, dituntut persatuan. Dan inti dari persatuan adalah rasa toleransi yang tinggi,” tegas Suhardi Duka.
Ia menilai masyarakat Kalumpang telah menunjukkan praktik toleransi, saling memahami, dan menghargai perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Di sisi lain, Suhardi Duka menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur di wilayah Kalumpang, termasuk pembangunan akses jalan guna mendukung konektivitas dan kemajuan daerah.
“Saya pun memiliki tanggung jawab untuk membangun daerah ini. Menjelang dua tahun kepemimpinan saya, alhamdulillah tetap kita bangun jalan. Dan tanggung jawab saya untuk bisa sampai ke tanah Kalumpang,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan tersebut, Gubernur Sulbar turut menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta kepada panitia penyelenggara untuk membantu memenuhi kebutuhan persiapan peringatan sekaligus menyambut kedatangan Wakil Presiden RI.
“Saya berharap, peringatan 100 tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang menjadi momentum penting untuk merawat warisan sejarah, memperkuat toleransi, dan meneguhkan semangat persatuan dalam membangun Sulbar yang lebih maju,” tutup Suhardi Duka.(Rls)
- Penulis: Ekspos Sulbar

