Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Ulang Tahun SMSI: Sewindu Mengarungi Disrupsi Multidimensi

Ulang Tahun SMSI: Sewindu Mengarungi Disrupsi Multidimensi

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
  • comment 0 komentar

Oleh: Firdaus, Ketua Umum SMSI

DISRUPSI teknologi kian menjadi-jadi ketika organisasi pers Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) genap berusia sewindu pada Jumat, 7 Maret 2025.

Disrupsi tidak kunjung mereda, bahkan memasuki babak baru: disrupsi multidimensi. Ciri multidimensi ditandai dengan serangan dari berbagai sisi.

Dari berbagai sisi media dilumpuhkan satu sama lain. Dari sisi bisnis, keredaksian, jurnalisme, distribusi dan sistem pemasaran.

Persaingan antar platform media tidak terelakkan. Persaingan semakin luas antar perusahaan pers, media sosial, dan bahkan media global, seperti google, dan facebook.

Terjadi begal-membegal konten media, tanpa menghiraukan etika. Siapa yang memproduksi konten, dan siapa yang mereguk keuntungan tidak ada aturan main yang jelas.

Media platform cetak tergerus oleh platform televisi dan online. Media televisi terganggu media sosial dengan berbagai layanan aplikasi, seperti youtube.

Media global platform digitial seperti google juga ikut mendistribusikan berita dan mengambil banyak iklan. Artificial Intelligence (AI) yang mendaur ulang informasi, turut menawarkan kerja jurnalisme, termasuk mengolah informasi menjadi karya tulis.

Sementara informasi yang disampaikan AI banyak yang belum ter-verifikasi kebenarannya. Ini juga ikut menggerus kerja media pers.

Sudah tidak terbilang entah berapa kali AI didiskusikan dan diseminarkan di dalam dan luar negeri, untuk keperluan berbagai bidang pekerjaan, termasuk bidang jurnalisme dan bisnis media.

Akan tetapi masih banyak pertanyaan dan keraguan terhadap kemampuan AI sebagai mesin pendaur ulang informasi yang melimpah-ruah setiap hari. Keraguan terhadap AI dalam menyeleksi data dan informasi dianggap masih lemah. Antara hoax dan fakta belum dipilah secara meyakinkan.

Di sinilah AI seringkali diletakkan sebagai pihak yang berlawanan dengan kerja jurnalisme yang mengedepankan fakta, data, dan verifikasi ketat terhadap kebenaran informasi sebelum disuguhkan sebagai berita. Selain berlawanan dalam prinsip kebenaran fakta dan data, juga menjadi perlawanan dalam bisnis bermedia.

SMSI tidak kaget dalam situasi seperti sekarang ini. Kelahiran SMSI delapan tahun silam memang menjawab keadaan disrupsi teknologi dan transformasi sosial yang sedang melanda media massa saat itu.

Perusahaan media massa banyak yang bangkrut, sebagian tutup, awak media seperti wartawan dan tenaga pendukung terpaksa dirumahkan, diberhentikan tanpa batas waktu.

Tenaga kerja di bidang pers banyak yang menganggur. Yang masih bertahan bekerja harus beradaptasi dengan cara kerja baru: serba internet.

Mereka yang bisa beradaptasi tetap lanjut bekerja dengan imbalan kesejahteraan yang minimal, karena iklan tidak lagi seperti sebelum terjadi disrupsi.

Keadaan seperti ini tidak hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia, termasuk di Tiongkok yang medianya disubsidi dana oleh negara.

Tenaga bidang pers yang berantakan tidak terurus seiring datangnya disrupsi, secara alamiah mengalir ke media digital/siber yang paling mudah disiapkan, dengan pola bosnis yang belum jelas.

Jadi bisa dikatakan SMSI adalah anak perubahan era 4.0, hasil dialektika media lama dan baru. Kelahirannya memang di saat disrupsi sedang berlangsung.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDLA Langkah Preventif Membentengi Anak

    PDLA Langkah Preventif Membentengi Anak

    • calendar_month Sel, 4 Des 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 545
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, MAMUJU – Sekrtaris Daerah Kabupaten Mamuju H. Suaib menilai dengan adanya Pencanangan Desa Layak Anak (PDLA) sebagai salah satu langkah preventif untuk membentengi anak agar dapat tumbuh dengan sehat, baik secara fisik maupun dari segi mental. “Angan–angan kita akan lahirnya generasi emas sebagai bonus demografi negara di tahun 2030 mendatang akan benar–benar dapat diwujudkan,” […]

  • Penebaran Benih Ikan Nila untuk Ketahanan Pangan di Sulbar

    Penebaran Benih Ikan Nila untuk Ketahanan Pangan di Sulbar

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Mateng, ekspossulbar.co.id – Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras bersama Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin dan Forkopimda, melakukan penebaran benih ikan nila di area publik pada Minggu (2/02/2025). Kegiatan ini berlangsung di Sungai Budong-Budong, Kec. Tobadak, serta di kawasan Tobadak 3, dengan melibatkan siswa SMA dan SMK di Kab. Mamuju Tengah. Program ini […]

  • Hilang Selama 3 Hari,  Akhirnya Ditemukan

    Hilang Selama 3 Hari, Akhirnya Ditemukan

    • calendar_month Kam, 6 Mei 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 258
    • 0Komentar

    MAMASA – Hari ketiga proses pencarian korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) akhirnya berhasil.  Tim SAR gabungan menemukan korban yang sebelumnya hilang di sungai Messawa, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Komandan Tim (Dantim) SAR gabungan Syahran mengatakan setelah dilanjutkan penyisiran di sepanjang sungai Messawa, korban ditemukan pada Kamis, 6/5/2021 sekira pukul 13.30 Wita oleh tim […]

  • BPSDM Sulbar Gelar Pelatihan Rencana Kontinjensi Bencana untuk ASN

    BPSDM Sulbar Gelar Pelatihan Rencana Kontinjensi Bencana untuk ASN

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 165
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulawesi Barat (Sulbar) resmi membuka Pelatihan Rencana Kontinjensi Bencana yang dilaksanakan selama lima hari, mulai Senin, 29 September hingga Jumat, 3 Oktober 2025 di Marasa Corner, Mamuju. Ini juga menindaklanjuti arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur (Wagub) Sulbar, Salim S Mengga pada sektor pemerintahan […]

  • Pemerintah Imbau Masyarakat Salat Idul Adha di Rumah

    Pemerintah Imbau Masyarakat Salat Idul Adha di Rumah

    • calendar_month Sab, 17 Jul 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 475
    • 0Komentar

    Jakarta, ekspossulbar.co.id – Kementerian Agama akan segera berkoordinasi dengan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam, mulai dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan ormas Islam lainnya untuk bersama-sama mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan mudik Iduladha guna menekan laju penyebaran Covid-19 di Tanah Air. “Kita tahu bahwa mudik ini akan memicu penyebaran virus […]

  • Diskes Sulbar Gandeng Kemenkes RI dan Dokter Lintas Batas Gelar Pelatihan Krisis Kesehatan, Perkuat Kesiapsiagaan di Daerah Rawan Bencana

    Diskes Sulbar Gandeng Kemenkes RI dan Dokter Lintas Batas Gelar Pelatihan Krisis Kesehatan, Perkuat Kesiapsiagaan di Daerah Rawan Bencana

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Dhamar
    • visibility 187
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Dinas Kesehatan (Diskes) Sulbar bekerja sama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan lembaga internasional Médecins Sans Frontières (MSF) atau Dokter Lintas Batas, menggelar pelatihan Krisis Kesehatan, yang berlangsung di Hotel Matos, Mamuju, sejak 20 Oktober 2025 dan akan berlangsung hingga 24 Oktober 2025. Pelatihan krisis kesehatan merupakan tindak lanjut dari proyek E-Hub (Capacity […]

expand_less