Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Waspada Virus Hanta: Ancaman dari Tikus yang Bisa Sebabkan Gangguan Pernapasan Serius

Waspada Virus Hanta: Ancaman dari Tikus yang Bisa Sebabkan Gangguan Pernapasan Serius

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
  • comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, JAKARTA – Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap penyebaran virus Hanta, sebuah virus yang ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus.

Virus ini dapat menyebabkan penyakit serius, salah satunya Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), yang menyerang sistem pernapasan dan bisa berakibat fatal jika tidak segera ditangani.

Virus Hanta tidak menyebar antar manusia, melainkan ditularkan melalui udara yang terkontaminasi partikel dari urine, kotoran, atau air liur tikus. Kontak langsung atau tidak langsung dengan tikus, terutama di lingkungan yang tidak bersih atau tertutup dalam waktu lama, meningkatkan risiko penularan.

Menurut Kementerian Kesehatan, gejala awal infeksi Hanta menyerupai flu, seperti demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, dan kelelahan. Dalam beberapa hari, gejala bisa berkembang menjadi batuk parah dan sesak napas akibat cairan yang menumpuk di paru-paru.

Untuk mencegah penyebaran virus Hanta, masyarakat diminta untuk melakukan langkah-langkah berikut:

  • Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan agar tidak menjadi tempat berkembang biak tikus.
  • Menutup celah atau lubang yang dapat menjadi jalan masuk hewan pengerat.
  • Menghindari menyapu langsung kotoran tikus, dan sebaiknya membersihkannya dengan disinfektan menggunakan sarung tangan dan masker.
  • Menyimpan makanan dalam wadah tertutup rapat agar tidak terkontaminasi.
  • Ventilasi ruangan tertutup sebelum dibersihkan, terutama gudang atau tempat penyimpanan lama.

Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) umumnya terjadi di Amerika. Gejalanya termasuk demam tinggi, nyeri otot, batuk, dan kesulitan bernapas. Dalam kasus berat, dapat menyebabkan kegagalan pernapasan.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cisumdawu Beroperasi Juli 2023, Gubernur Ridwan Kamil – Menko Ekonomi Cek Progres Terakhir

    Cisumdawu Beroperasi Juli 2023, Gubernur Ridwan Kamil – Menko Ekonomi Cek Progres Terakhir

    • calendar_month Jum, 23 Jun 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 138
    • 0Komentar

    KABUPATEN SUMEDANG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengecek progres pembangunan Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu). Saat ini pembangunan Tol Cisumdawu sudah mendekati 100 persen selesai dan ditargetkan beroperasi Juli 2023. Gubernur mengatakan Cisumdawu akan turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Jabar, setidaknya mencapai 6 persen tahun 2023. “Mudah-mudahan […]

  • Polres Mamasa Amankan Jalannya Pelaksanaan Salat Idul Adha

    Polres Mamasa Amankan Jalannya Pelaksanaan Salat Idul Adha

    • calendar_month Kam, 23 Agu 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 492
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, MAMASA – Demi menjaga keamanan dan kelancaran Pelaksanaan Salat Idhul Adha 1439 H, Personil Polres Mamasa terdiri dari Sat Lantas bersinergi dengan Satsabhara dan Polsek Mamasa dipimpin PS KASAT LANTAS didampingi PS KASAT SABHARA, melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalulintas dalam rangka giat ibadah Salat Idul Adha tahun ini di Lapangan Tenis kota Mamasa. […]

  • Jurus Jitu Bapenda Pasangkayu, Tingkatkan Pajak, Kurangi Stunting dan Kemiskinan

    Jurus Jitu Bapenda Pasangkayu, Tingkatkan Pajak, Kurangi Stunting dan Kemiskinan

    • calendar_month Kam, 28 Jul 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Berbagai upaya dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pasangkayu untuk meningkatkan pajak. Tapi bukan itu saja, kali ini Bapenda tengah memformulasi satu program yang sekaligus bisa mengurangi angka stunting dan kemiskinan. Kepala Bapenda Pasangkayu Arhamuddin menyampaikan, pihaknya tengah menggodok program Desa Taat Pajak. Rencananya bakal dilaunching pada akhir Agustus nanti. Ditetapkan Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu […]

  • Kapolda Sulbar dan Kabinda Bersinergi Jaga Ketertiban dan Keamanan di Wilayah

    Kapolda Sulbar dan Kabinda Bersinergi Jaga Ketertiban dan Keamanan di Wilayah

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 267
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Kapolda Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta bersama Kabinda menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) melalui kunjungan kerja yang bertujuan mempererat kolaborasi dan sinkronisasi antar lembaga keamanan, Kamis (28/8/25). Fokus utama dari sinergi ini adalah penanganan isu-isu strategis yang berpotensi mengganggu stabilitas wilayah di Sulawesi Barat. Kunjungan ini menjadi […]

  • Kendalikan Inflasi, Pemprov Sulbar Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah di Mamuju

    Kendalikan Inflasi, Pemprov Sulbar Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah di Mamuju

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 135
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) selama dua hari, Senin–Selasa, 28–29 Juli 2025, di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S Mengga sebagai langkah konkret pengendalian inflasi daerah. Kepala […]

  • Laju Pertumbuhan Ekonomi Jabar Tertinggi di Pulau Jawa

    Laju Pertumbuhan Ekonomi Jabar Tertinggi di Pulau Jawa

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 127
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Provinsi Jawa Barat tumbuh positif dari tahun ke tahun. Pada 2023, LPE diyakini kembali rebound setelah tertekan akibat pandemi di 2020. LPE pada 2019, tercatat sebesar 5,02 persen. Namun, LPE melambat pada 2020 saat pandemi COVID-19 merebak di Indonesia, sehingga LPE menjadi minus 2,52 persen. Kendati begitu, LPE […]

expand_less