Pemprov Sulbar dan BPS RI Perkuat Sinergi, Pembangunan Kini Wajib Berbasis Data
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

EKSPOSSULBAR.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menegaskan komitmennya memperkuat pembangunan berbasis data melalui penandatanganan nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Kerja sama ini mencakup penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data statistik untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah.
Penandatanganan tersebut berlangsung Senin, 13 April 2026 di Kantor Pusat BPS RI, Jl. Dr. Sutomo 6-8, Jakarta Pusat yang dihadiri langsung Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti bersama jajaran BPS, serta Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) didampingi Sekretaris Daerah Junda Maulana, Tenaga Ahli Gubernur serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.
Gubernur Suhardi Duka menegaskan, data yang valid menjadi fondasi utama dalam pengambilan kebijakan. Ia menekankan pentingnya penggunaan data resmi BPS sebagai rujukan agar kebijakan lebih tepat sasaran.
“Kita tidak bisa lagi mengambil keputusan berdasarkan asumsi. Semua harus berbasis data yang benar,” tegas Gubernur Suhardi Duka.
Ia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat pada 2025 berada di atas rata-rata nasional. Namun, tingkat kemiskinan masih menjadi tantangan dengan angka sekitar 10,18 persen, sehingga diperlukan kebijakan yang lebih presisi.
Untuk itu, Pemprov Sulbar membentuk tim “Pasti Padu” guna melakukan verifikasi data hingga tingkat individu dan alamat (by name by address). Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi data serta memastikan program bantuan sosial tepat sasaran melalui sinkronisasi data dengan BPS.
- Penulis: Ekspos Sulbar
