KONI Sulbar Paparkan Penguatan Tata Kelola dan Pembinaan Prestasi pada Raker KONI Mamuju Tengah
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month 25 menit yang lalu

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MATENG — Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Barat, Suratmin Amir, menyampaikan paparan dalam Rapat Kerja KONI Kabupaten Mamuju Tengah yang berlangsung pada Rabu, 16 September 2026, di Hotel Amalia, Kabupaten Mamuju Tengah.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antara KONI Provinsi Sulawesi Barat dan KONI Kabupaten, khususnya dalam membangun tata kelola organisasi serta meningkatkan kualitas pembinaan prestasi olahraga di daerah.
Dalam paparannya, Suratmin Amir menyampaikan sejumlah hal strategis yang berkaitan dengan penguatan organisasi, kepatuhan terhadap ketentuan AD/ART KONI, serta pentingnya membangun sistem pembinaan olahraga yang terarah dan berkelanjutan.
Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah pentingnya tertib organisasi dan kepatuhan terhadap ketentuan AD/ART KONI, termasuk dalam penyusunan dan pelaksanaan kepengurusan KONI Kabupaten.
Hal tersebut sejalan dengan Surat Edaran KONI Provinsi Sulawesi Barat yang menegaskan perlunya menjaga integritas organisasi dan mempedomani AD/ART KONI, khususnya ketentuan Pasal 22 ayat (3) terkait larangan rangkap jabatan bagi unsur pimpinan KONI Kabupaten.
Menurut Suratmin Amir, tata kelola organisasi yang baik merupakan fondasi penting dalam menjalankan pembinaan olahraga. Struktur organisasi yang tertib akan memudahkan koordinasi, pembagian tugas, pelaksanaan program, hingga pertanggungjawaban organisasi.
Selain aspek organisasi, paparan juga menyoroti pentingnya pembinaan atlet yang terukur dan berbasis data sebagai bagian dari persiapan Sulawesi Barat menghadapi Pra-PON 2027 dan PON XXII Tahun 2028.
Dalam roadmap KONI Sulawesi Barat, persiapan menuju Pra-PON 2027 dilaksanakan melalui tiga tahapan utama pada Oktober–Desember 2026, yakni pelaporan dan pengimputan data atlet serta pelatih, evaluasi kemampuan fisik atlet, dan evaluasi program latihan cabang olahraga.
Suratmin Amir menyampaikan bahwa ketersediaan data atlet dan pelatih yang akurat menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembinaan. Karena itu, cabang olahraga perlu memastikan data yang disampaikan kepada KONI benar, lengkap, dan diperbarui sesuai kondisi sebenarnya.
Data tersebut selanjutnya menjadi acuan bersama antara KONI dan cabang olahraga dalam proses evaluasi, identifikasi atlet, serta pengambilan keputusan pembinaan.
Dalam paparannya, Sekretaris Umum KONI Sulbar juga menjelaskan tahapan persiapan yang akan dilaksanakan mulai Oktober 2026.
- Penulis: Ekspos Sulbar

