Kadis ESDM Sulbar Dampingi Gubernur Suhardi Duka Terima Manager PLN UP2K Sulbar, Bahas Percepatan Lisdes dan Peningkatan Elektrifikasi Sulbar
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Jum, 9 Okt 2026

EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU— Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, mendampingi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menerima kunjungan Manager PT. PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sulawesi Barat, Heryanto Sampealang, di ruang kerja Gubernur Sulbar, Kamis (8/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana strategis pembangunan Listrik Desa (Lisdes) di Sulawesi Barat yang pada tahun 2026 menargetkan 84 lokasi pembangunan jaringan listrik tersebar di berbagai kabupaten. Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan peningkatan rasio elektrifikasi PLN di wilayah Sulbar yang saat ini masih berada di kisaran 90,94 persen, terendah di kawasan Sulawesi.
Dalam paparannya, Manager PT. PLN UP2K Sulbar, Heryanto Sampealang, menyampaikan bahwa dari 84 lokasi tersebut, empat di antaranya merupakan desa baru yang sama sekali belum memiliki jaringan listrik PLN, yakni Desa Ulumambi dan Sikamase di Kecamatan Bambang, Desa Pangandaran di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, serta Desa Siraun di Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju. Sisanya merupakan desa-desa lama yang masih memiliki dusun-dusun tanpa akses listrik PLN.
Heryanto mengungkapkan sejumlah hambatan krusial dalam pelaksanaan pembangunan Lisdes di Sulbar. Pertama, kondisi akses jalan menuju lokasi pembangunan yang sebagian besar rusak dan ekstrem, sehingga menyulitkan distribusi material jaringan listrik ke lokasi terpencil. Kedua, sejumlah jalur jaringan listrik melewati kawasan hutan lindung, yang memerlukan proses perizinan panjang dari Kementerian Kehutanan.
“Kami membutuhkan dukungan Gubernur dan Bupati melalui Dinas PUPR dan DLHK untuk memperlancar distribusi material serta membantu percepatan perizinan melintasi kawasan hutan,” ujar Heryanto dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan juga membahas rencana pembangunan PLTS Super Sun di sejumlah pulau di Kecamatan Balabalakang, Kabupaten Mamuju. Wilayah kepulauan ini menjadi perhatian khusus mengingat posisinya yang strategis dan berdekatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). PLTS Super Sun direncanakan akan dipasang di pulau-pulau yang masih bergantung pada pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas terbatas. Kepulauan Balabalakang yang berpenduduk sekitar 2.802 jiwa menjadi prioritas elektrifikasi dengan memanfaatkan potensi energi surya yang melimpah.
Gubernur Suhardi Duka dalam pertemuan tersebut menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan fondasi utama dalam Panca Daya, khususnya pilar pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk bersinergi mendukung percepatan pembangunan Lisdes.
- Penulis: Ekspos Sulbar

