Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Satgas Pemeriksa Hewan Kurban 2018 Mulai Bergerak

Satgas Pemeriksa Hewan Kurban 2018 Mulai Bergerak

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Sel, 7 Agu 2018

BANDUNG – Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung mulai menggerakkan Satuan Tugas (Satgas) Pemeriksa Hewan Kurban 2018 ke ratusan titik lokasi penjualan hewan kurban di Kota Bandung. Setiap hewan kurban yang telah diperiksa kesehatan dan kelayakan akan dipasang kalung label sehat khusus 2018.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan, pemeriksaan dilakukan menyeluruh termasuk kelengkapan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang harus dimilikipedagang yang membawa hewan dari luar kota.

“Kota Bandung bebas Antrax, dan salah satu yang penting membawa SKKH daerah asal ternak tersebut. Jadi selain sehat dan layak, harus ada SKKH dari daerah asal. Misalkan ini ada dari Jateng atau Boyolali, nah, dari dinas peternakan setempatnya harus ada SKKH,” kata Elly, di Bandung, Senin, 6 Agustus 2018.

SKKH yang diterbitkan dinas peternakan asal hewan akan menjadi kelengkapan awal hewan kurban yang terbebas dari penyakit seperti Antraks. Di Jawa Barat, ada delapan endemis Antraks, di lima kabupaten dan tiga kota yakni, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Purwakarta, lalu Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang, serta Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi.

Apabila pedagang membawa hewan kurban dari delapan daerah tersebut, Elly telah menginstruksikan agar tim ante mortem Satgas Pemeriksa Hewan Kurban 2018 meminta kelengkapan dokumen SKKH kepada pedagang. Meski begitu, kata Elly, selama hewan memakai kalung penanda sehat dan layak dari Dispangtan Kota Bandung, maka hewan tersebut sudah layak.

“Jadi tidak mungkin daerah asal kabupaten kota di luar Kota Bandung atau di luar delapan daerah ini memberikan SKKH manakala hewannya menderita Antrax. SKKH-nya harus dilihat. Yang jelas kita akan memberikan kalung sehat kalau SKKH-nya ada,” tuturnya.

Label

Elly juga meminta warga memerhatikan label khusus Sehat 2018 itu. Bagi para pembeli hewan, harus dipastikan kalung sehat 2018 tersebut terus menempel di hewan kurban sampai tiba ke lokasi penyembelihan.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Jadi Kota Cirebon, Sekda Herman Suryatman: Cirebon Tunjukkan Kemajuan Signifikan

    Hari Jadi Kota Cirebon, Sekda Herman Suryatman: Cirebon Tunjukkan Kemajuan Signifikan

    • calendar_month Ming, 7 Jul 2024
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 171
    • 0Komentar

    KOTA CIREBON — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon dalam rangka Hari Jadi Ke-597 Kota Cirebon di Ruang Rapat Griya Sawala, DPRD Kota Cirebon, Minggu (7/7/2024). Dalam sambutannya, Herman mengatakan, Kota Cirebon telah menunjukkan kemajuan yang signifikan di bidang pembangunan infrakstruktur, peningkatan pelayanan publik serta pengembangan ekonomi dan […]

  • Vonis Mati Herry Wirawan, Ridwan Kamil:  Hormati Putusan Pengadilan

    Vonis Mati Herry Wirawan, Ridwan Kamil:  Hormati Putusan Pengadilan

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 268
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi sidang putusan perkara asusila yang dilakukan Herry Wirawan. Berdasarkan putusan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Bandung, Herry divonis hukuman mati. Gubermur mengemukakan, pihaknya menghormati putusan pengadilan yang menjatuhkan hukuman mati tersebut. “Putusan Pengadilan Tinggi yang menjatuhkan hukuman mati terhadap Herry Wirawan tentu berdasarkan pertimbangan hukum yang tepat […]

  • Sabun Pepaya Bisa Bikin Kulit Cerah, Ketahui Alasannya

    Sabun Pepaya Bisa Bikin Kulit Cerah, Ketahui Alasannya

    • calendar_month Rab, 26 Jul 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 274
    • 0Komentar

    EKSPOS SULBAR – Banyak orang bilang kalau sabun pepaya bisa bikin kulit cerah. Makanya, sabun ini cukup laris di pasaran dan banyak dicari wanita maupun pria yang ingin kulitnya tampak putih dan bersih. Sebenarnya, apa sih yang membuat sabun pepaya bisa mencerahkan kulit? Buah pepaya sudah banyak diolah menjadi sabun mandi dan sabun pembersih wajah, […]

  • TAPD Sulbar Resmi Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 kepada DPRD, Pembahasan APBD Segera Dimulai

    TAPD Sulbar Resmi Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 kepada DPRD, Pembahasan APBD Segera Dimulai

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 132
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD Provinsi Sulawesi Barat di Kantor Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (8/7/2026). Penyerahan dokumen tersebut dilakukan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah […]

  • DKP Sulbar Dukung Peningkatan Literasi, Terima Kunjungan Tim DPKD

    DKP Sulbar Dukung Peningkatan Literasi, Terima Kunjungan Tim DPKD

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 321
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Mamuju — Upaya meningkatkan budaya literasi di Sulawesi Barat (Sulbar) mendapat dukungan nyata dari berbagai pihak. Pada kesempatan terbaru, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulbar, Oktorio Abraham Saragih menerima kunjungan tim dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD). Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat peran pojok baca dan ruang baca di […]

  • Penolakan Massif, Permendagri 60/2018 Bakal Ditinjau Ulang

    Penolakan Massif, Permendagri 60/2018 Bakal Ditinjau Ulang

    • calendar_month Sel, 22 Jan 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 985
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com PASANGKAYU— Lahirnya Permendagri nomor 60 tahun 2018 tentang penetapan tapal antara Sulawesi Barat (Sulbar) dan Sulawesi Tengah, telah menimbulkan kekisruhan di perbatasan kedua wilayah itu. Masyarakat Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar dengan tegas menolak Permendagri itu. Bagaimana tidak, Permendagri 60/2018 ini membuat sebagian wilayah Pasangkayu menjadi milik Kabupaten Donggala Sulteng. Karena massifnya penolakan, Kemendagri bakal […]

expand_less