Refleksi Sebulan Bencana Sulteng, Bupati Dzikir Bersama di Anjungan Pasangkayu

“Besok (Minggu, 28 Oktober.red) tepat satu bulan terjadinya gempa dan tsunami di Sulteng. Mudah-mudahan dzikir bersama ini bisa semakin menenangkan kita dari kegalauan terhadap bencana. Menjauhkan bencana dari kabupaten yang kita cinta ini. Saya berpesan masyarakat jangan cepat percaya dengan isu-isu terkait gempa yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” imbuhnya.

Selain dzikir bersama, malam itu juga Bupati beserta seluruh jajaran OPD nya menggelar kemah bersama di anjungan Pasangkayu. Tujuannya untuk semakin mempererat tali silaturahim antar jajaran Pemkab Pasangkayu.

Diselingi acara lomba masak dengan peserta yang berasal dari para kepala OPD. Kelucuan nampak terlihat saat itu. Bagaimana tidak para kepala OPD yang didominasi oleh bapak-bapak ini harus menunjukan kebolehannya dalam mengolah makanan. Berbagai tingkah lucu mereka perlihatkan. Sesekali kaum ibu yang ada dibelakang mereka membisik tentang bumbu makanan yang mesti dicampur.

BACA JUGA:  Wakapolda Sulbar Siap Tindak Lanjuti Harapan Presiden untuk Kesejahteraan Masyarakat

“Sesekali kita perlu melakukan kegiatan seperti ini untuk membangun keakraban. Mencairkan suasana pasca gempa. Menikmati pemandangan laut dengan cahaya bulan diatasnya,” sebut Agus Ambo Djiwa.

Minggu pagi, 28 Oktober, bupati dan seluruh jajarannya diagendakan melakukan aksi bersih-bersih disepanjang bibir pantai Pasangkayu. (has)