Ini Penjelasan Ketua TAPD di Rapat Banggar DPRD Pasangkayu
- account_circle Ekspos Sulbar
- calendar_month Sel, 11 Agu 2020
- comment 0 komentar

Dijelaskannya, peningkatan SDM dan memaksimalkan penggaparan potensi-potensi SDA adalah solusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di masa Pandemi. Menurutnya, pemulihan ekonomi tidak bisa hanya dilihat pada program sektor ekonomi saja, tapi mesti dilihat secara holistik atau menyeluruh. Sebab antara sektor satu dengan sektor lainnya akan sangat berkaitan erat.
Sementara terkait peningkatan PAD, Pemkab telah melakukan berbagai upaya melalui dinas terkait. Namun memang masih dibutuhkan masukan bersama terutama dari lembaga legislatif agar upaya tersebut bisa lebih maksimal.
” Kita pertemukan kajian masing-masing. Pemkab terbuka dan siap memfollow up semua masukan yang sifatnya demi peningkatan ekonomi rakyat. Poinnya kita semua punya semangat yang sama untuk membangun daerah. Pemkab juga selalu siap menerima dan memfollow up keritikan” terang Sekkab Pasangkayu itu.
Ditekankannya pula bahwa draft KUA-PPAS 2021 yang tengah dibahas itu masih merupakan rancangan. Dibutuhkan masukan-masukan kosnturuktif berdasarkan kajian yang matang dari lembaga legislatif sebelum nantinya disetujui secara bersama.
” Rancangan KUA-PPAS belum permanen. Kami dari TAPD perlu mendapat masukan-masukan dari DPRD untuk penyempurnaannya. Misalnya mana poin KUA yang tidak sinkron dengan PPAS. Mengenai tahapan pembahasan, TAPD konsisten dengan Permendagri nomor 64 tahun 2020″ tegasnya.(has)
- Penulis: Ekspos Sulbar
