Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Kondisi Kesehatan Baik, Sang Legenda Tjetjep Heriyana Berangkat Menuju Mandalika

Kondisi Kesehatan Baik, Sang Legenda Tjetjep Heriyana Berangkat Menuju Mandalika

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 17 Mar 2022
  • comment 0 komentar

KOTA CIMAHI — Legenda balap motor Indonesia asal Jawa Barat Tjetjep Heriyana menjalani pemeriksaan kesehatan di Kota Cimahi, Kamis (17/3/2022). Pemeriksaan dilakukan sebelum ia berangkat ke Lombok untuk menyaksikan MotoGP Sirkuit Mandalika bersama anak dan cucunya.

 

Dokter yang memeriksa kesehatan Tjetjep, Ayi Abdul Basith, menuturkan bahwa kondisi kesehatan Tjetjep baik. “Dari nadi dan saturasi oksigen normal. Kondisi tubuh, bagian paru dan perut, semua dalam kondisi batas normal dan sudah tidak ada keluhan,” ucap Ayi.

 

Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, Tjetjep bersama anak dan cucunya bersiap-siap berangkat menuju Lombok. Tjetjep terus tersenyum selama bersiap-siap. Menurutnya, ia sudah tidak sabar menyaksikan MotoGP langsung dan mendengarkan deru mesin kuda besi.

 

“Saya terus mengikuti (perkembangan) MotoGP. Kalau ada balapan, saya nonton di TV aja. Sekarang akan nonton langsung, gerung-gerungnya (suara motor) pasti beda,” ucap Tjetjep.

 

Tjetjep bersama anak dan cucunya berangkat dari kawasan Cimahi menuju Jakarta pada Kamis (17/3/2022) pukul 10:00 WIB. Kemudian, ia akan melanjutkan perjalanan menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat, untuk menyaksikan balapan yang sangat ia nantikan dan inginkan.

 

Tjetjep sendiri mendapat tiket menonton MotoGP secara langsung di Sirkuit Mandalika dari Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil. Tiket tersebut sebagai bentuk apresiasi Ridwan Kamil kepada Tjetjep yang merupakan mantan pembalap motor nasional asal Jawa Barat.

 

Tjetjep sangat bahagia dan antusias untuk menyaksikan gelaran ajang ‘kuda besi’ di Mandalika secara langsung. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil.

 

“Saya senang sekali karena selama ini hanya bisa melihat MotoGP di TV,” ucap Tjetjep.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisa Haru Agustina Jadi Pengrajin Bunga, Setelah 6 Tahun Mengalami Lumpuh

    Kisa Haru Agustina Jadi Pengrajin Bunga, Setelah 6 Tahun Mengalami Lumpuh

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 178
    • 0Komentar

    MAMASA ekspossulbar.co.id — Seorang Ibu rumah tangga Agustina (43) jadi pengrajin bunga setelah enam tahun tak bisa jalan kerana lumpuh. Agustina yang tinggal di Desa Kariango, Kecamatan Tawalian Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat, hanya bisa duduk di kursi roda selama enam tahun. Penyakit yang di dederita Agustina, berawal semasa muda dulu. Ia sering ke kebun membantu […]

  • Dinkes Sulbar Gelar Pengelolaan Sistem Informasi Kesehatan, Wujudkan Data Akurat untuk Sulbar Maju dan Sejahtera

    Dinkes Sulbar Gelar Pengelolaan Sistem Informasi Kesehatan, Wujudkan Data Akurat untuk Sulbar Maju dan Sejahtera

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 189
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Pengelolaan Sistem Informasi Kesehatan dengan fokus pada pengkinian data kesehatan Triwulan III Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Café Paulle Mamuju, Kamis 16 Oktober 2025, dihadiri seluruh pengelola data dari lingkup Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan bertema “Data yang Akurat, Kebijakan yang Tepat, untuk Sulawesi […]

  • SPIP-APIP ke Level Tiga, BPKP Apresiasi Pemkab Pasangkayu

    SPIP-APIP ke Level Tiga, BPKP Apresiasi Pemkab Pasangkayu

    • calendar_month Kam, 14 Feb 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 1.001
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) Fauqi Achmad Kharir menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Pasangkayu. Sekaitan dengan komitmen Pemkab Pasangkayu yang terus memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) sehingga saat ini telah mencapai level tiga. Itu disampaikannya saat acara sosialisasi peran SPIP dan APIP […]

  • Bupati Pasangkayu Terima Kunjungan Kepala BNN Sulbar

    Bupati Pasangkayu Terima Kunjungan Kepala BNN Sulbar

    • calendar_month Kam, 1 Okt 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 711
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa menerima kunjungan Kepala BNN Sulbar Brigjen Pol Drs. Sumirat Dwiyanto. Pertemuan berlangsung diruang kerja bupati, Kamis 1 Oktober. Hadir mendampingi Bupati, Sekkab Firman dan sejumlah kepala OPD. Brigjen Pol Drs. Sumirat Dwiyanto menyampaikan kunjungannya dalam rangka rencana pengembangan BNN Kabupaten (BNNK) di Pasangkayu. Untuk memaksimalkan upaya pencegahan, rehabilitasi, pemberdayaan […]

  • KPH Mamasa,  Amankan 8 Ton Geta Pinus Tak Berdokumen.

    KPH Mamasa, Amankan 8 Ton Geta Pinus Tak Berdokumen.

    • calendar_month Sab, 30 Jul 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 201
    • 0Komentar

    MAMASA, EKSPOSSULBAR.CO.ID — Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Mamasa Timur amankan delapan ton geta pinus yang tak dilengkapi dokumen sah. Getah pinus yang diangkut menggunakan truk dari arah Mamasa Sulawesi Barat (Sulbar) yang akan menuju ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), tanpa dilengkapi dengan dokumen (faktur) sesuai aturan yang berlaku di amankan KPH pada saat melintas […]

  • Polda Sulbar Amankan Aksi Demo Tolak Tambang Pasir di Karossa Hingga Larut Malam

    Polda Sulbar Amankan Aksi Demo Tolak Tambang Pasir di Karossa Hingga Larut Malam

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Chamar
    • visibility 242
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Aksi demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Karossa bersama sejumlah mahasiswa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Barat berlangsung hingga larut malam, Senin (5/4/25). Ratusan peserta menyuarakan penolakan terhadap rencana pertambangan pasir di wilayah Karossa yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan mengancam mata pencaharian warga. Meski berlangsung dengan penuh semangat dan emosi, jalannya […]

expand_less