Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Bupati Dampingi Tim Kemendes PDTT Terima Warga Transmigrasi

Bupati Dampingi Tim Kemendes PDTT Terima Warga Transmigrasi

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Kam, 13 Okt 2022

Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Desa Bambakoro, Kecamatan Lariang, kembali kedatangan 50 kepala keluarga (KK) warga transmigrasi, dimana 20 KK berasal dari Kabupten Cirebon, Jawa Barat, sedang 30 KK sisanya berasal dari warga lokal, Kamis 13 Oktober.

Disertai dengan kedatangan tiga direktur dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Yakni, Direktur Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kemendes PDTT, Nirwan Helmi, Direktur Perencanaan Perwujudan Kawasan Transmigrasi Kemendes PDTT, Bambang Widyatmiko, dan Direktur Pengembangan Satuan Pemukiman dan Pusat Satuan Kawasan Pengembangan, Kemendes PDTT, Abd. Rosyid.

Ikut mendampingi, Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa, unsur pimpinan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda), serta sejumlah pimpinan organisai perangkat daerah (OPD) Pemprov Sulbar dan Pemkab Pasangkayu.

Bupati Yaumil, berharap, para transmigran bisa segera menyesuaikan diri dengan adat dan kebiasaan masyarakat setempat. Membangun semangat kebersamaan dan gotong royong, serta selalu mengedepankan prinsip musyawarah.

Ia juga berjanji, ikut membantu membenahi sarana dan prasarana dikampung transmigrasi itu. Seperti pengaspalan ruas jalan, serta pemenuhan listrik PLN baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun untuk kebutuhan pengelolaan tambak.

” Kehadiran transmigrasi di Pasangkayu sejak dahulu, terbukti telah mendukung kemajuan pembangunan. Mereka mampu memotivasi semangat kerja masyarakat lokal. Saya harap transmigrasi pola tambak ini, dapat mengikuti keberhasilan transmigrasi pola perkebunan yang sudah ada di Pasangkayu sebelumnya” harap bupati.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Pasangkayu Getol Perjuangkan Penyelesaian Tapal Batas

    DPRD Pasangkayu Getol Perjuangkan Penyelesaian Tapal Batas

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 841
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Polemik tapal batas antara Kabupaten Pasangkayu Sulawesi Barat dan Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah belum jua terselesaikan. Meski Mendagri telah menerbitkan Permendagri 60/2018 tentang penetapan tapal batas antar kedua wilayah. Pemkab Pasangkayu mempersoalkan Permendagri tersebut karena merugikan Kabupaten Pasangkayu dan penetepannyapun dinilai sepihak. Pemkab ingin penetapan tapal batas kembali berdasarkan Permendagri 52/1991. Pemkab dan […]

  • Menpora dan Gubernur Sumbar Sampaikan Belasungkawa kepada Ridwan Kamil

    Menpora dan Gubernur Sumbar Sampaikan Belasungkawa kepada Ridwan Kamil

    • calendar_month Sel, 7 Jun 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 221
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Doa dan ungkapan belasungkawa terus mengalir kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atas wafatnya putra sulung Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi bertakziah langsung ke Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (7/6/2022) malam. Menpora Zainudin Amali datang dengan pakaian putih dan memakai […]

  • Kejari Pasangkayu Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Sewa Ekskavator di DKP

    Kejari Pasangkayu Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Sewa Ekskavator di DKP

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2020
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 777
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU– Setelah sekira hampir setahun melakukan pendalaman, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasangkayu akhirnya menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan anggaran sewa ekskavator di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pasangkayu. Ketiga tersangka tersebut yakni Ab (mantan kepala DKP Pasangkayu), Um (oknum PNS di DKP Pasangkayu), dan Sd (swasta). Ketiganya dijerat pasar 2 dan 3 UU nomor […]

  • Perkuat Regulasi Program Beasiswa, Pemkesra Sulbar Ikuti Rapat Harmonisasi dengan Kemenkumham

    Perkuat Regulasi Program Beasiswa, Pemkesra Sulbar Ikuti Rapat Harmonisasi dengan Kemenkumham

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 225
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemkesra Sekretariat Daerah Provinsi Sulbar mengikuti rapat harmonisasi Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) tentang Beasiswa bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sulbar, bertempat di ruang rapat Kanwil Kemenkumham, Selasa (11/11/2025). Rapat ini bertujuan untuk menyelaraskan substansi dan landasan hukum dalam penyusunan Ranpergub Beasiswa agar sesuai […]

  • Silaturrahmi di Pasangkayu, Siasati Pemangkasan Anggaran, Pj Bahtiar “Ayo ASN dan Warga, Ambil Cangkul”

    Silaturrahmi di Pasangkayu, Siasati Pemangkasan Anggaran, Pj Bahtiar “Ayo ASN dan Warga, Ambil Cangkul”

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Pasangkayu, ekspossulbar.co.id – Pemerintah menginstruksikan pemangkasan anggaran pemerintah baik dalam APBN maupun APBD. Pemangkasan anggaran tersebut tertuang melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Akibat pemangkasan itu banyak kepala daerah yang melakukan ngerem mendadak untuk menyesuaikan APBD nya. Termasuk aturan pemerintan […]

  • Polda Sulbar Amankan Aksi Demo Tolak Tambang Pasir di Karossa Hingga Larut Malam

    Polda Sulbar Amankan Aksi Demo Tolak Tambang Pasir di Karossa Hingga Larut Malam

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 263
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Aksi demonstrasi yang digelar oleh Aliansi Masyarakat Karossa bersama sejumlah mahasiswa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Barat berlangsung hingga larut malam, Senin (5/4/25). Ratusan peserta menyuarakan penolakan terhadap rencana pertambangan pasir di wilayah Karossa yang dinilai berpotensi merusak lingkungan dan mengancam mata pencaharian warga. Meski berlangsung dengan penuh semangat dan emosi, jalannya […]

expand_less