Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Petani Program Desa Digital Jadi Direktur Utama Pertanian Modern Dulu disubsidi, sekarang berdikari

Petani Program Desa Digital Jadi Direktur Utama Pertanian Modern Dulu disubsidi, sekarang berdikari

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Rab, 10 Mei 2023

KOTA BANDUNG — Berkat kegigihan dan tekad yang kuat untuk membangun pertanian modern _(smart farming)_, Ade Rukmana berhasil menjadi Direktur Utama Koperasi Produsen Agronative Pratama Indonesia (KPAPI) yang berada di kawasan Desa Tani, Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Mang Ade –sapaan Ade Rukmana– merupakan penerima manfaat program Desa Digital Jawa Barat 2021. Melalui program ini, Pemda Provinsi Jabar memberikan pelatihan dan subsidi sewa alat pertanian berbasis IoT selama satu tahun berkolaborasi dengan sejumlah mitra dalam hal ini Habibi Garden –salah satu perusahaan startup di bidang teknologi pertanian.

Sebelum pindah ke kawasan Desa Tani, lahan pertanian Mang Ade berada di kawasan Serenity Farm, Desa Cibodas dengan luas lahan pertanian yang masih belum seluas kawasan Desa Tani.

Namun seiring waktu, hasil pertanian dari Serenity Farm terus mengalami kenaikan sehingga lahan pertaniannya dipindahkan dan digabungkan ke kawasan Desa Tani yang menjadi lokasi pertanian terpusat dari kelompok tani dan Koperasi Agronative.

Di kawasan Desa Tani, Mang Ade mengajak para petani lain memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas hasil tani dan mengefisiensi biaya produksi.

Perwakilan Tim Marketing Desa Tani Dadan mengatakan, di lahan seluas 10 hektare, pihaknya mengomando 50 orang petani, 30 orang di antaranya telah menggunakan IoT seperti smart irrigation dan pemupukan otomatis sehingga penggunaan air dan pupuk menjadi  lebih tepat guna dan efektif.

“Saat ini, Alhamdulillah, di Desa Tani sudah ada 50 orang petani, 30 di antaranya telah menggunakan IoT, sementara 20 orang lagi masih menunggu investor untuk pembiayaan teknologinya,” ucap Dadan di kawasan Desa Tani.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar Ika Mardiah menuturkan, perkembangan program smart farming yang dipimpin oleh Mang Ade sebagai bukti nyata kalau sektor pertanian menjadi sektor yang tetap tumbuh di masa pandemi Covid -19, bahkan mengalami peningkatan kinerja ekspor hingga 14 persen.

Ika juga mengatakan, keberhasilan Mang Ade adalah salah satu tujuan dari program Desa Digital Jawa Barat, yang menciptakan kemandirian bagi petani dalam memanfaatkan inovasi teknologi IoT untuk masa depan pertanian di Jawa Barat.

“Goal dari Desa Digital bukan sekadar memberikan subsidi sewa alat pertanian berbasis IoT, tetapi para petani diharapkan dapat menunjukkan kemandirian mereka, bahkan mampu meng-influence (mempengaruhi) para petani lain untuk menggunakan teknologi IoT, seperti yang dilakukan oleh Mang Ade,” ucap Ika.

Diskominfo Jabar pun mendampingi Senior Technology Advisor sekaligus  ex-Chief Technology Officer World Bank Group, Lesly Goh dan Global Lead for Data and Digital Agricultural World Bank Group, Parmesh Sah, berkunjung ke kawasan Desa Tani untuk mencari best practice implementasi teknologi IoT dalam bidang pertanian di Indonesia.

Lesly dan Parmesh menilai Desa Digital Jawa Barat sebagai program yang berhasil menghadirkan teknologi IoT pada sektor pertanian. Bahkan Parmesh memberikan pandangannya terhadap potensi program Desa Digital di Jawa Barat.

“Sebuah program yang sangat menjanjikan, di mana pemerintah benar-benar berinovasi dalam membangun platform dan ekosistem pembangunan digital bagi desa-desa yang belum tersentuh teknologi digital,” kata Parmesh.

Parmesh menambahkan, program Desa Digital tak hanya berpotensi besar untuk diterapkan di Indonesia, tetapi juga berpotensi diterapkan di seluruh dunia, “I think it has potential for the whole of Indonesia and the rest of the world,” ucapnya.

Kunjungan Lesly dan Parmesh ke Desa Tani disambut baik oleh pengurus inti Agronative. Mereka saling berdiskusi mengenai smart farming. Beberapa pengurus pun membagikan pengalaman mereka mengenai dampak teknologi IoT pada hasil pertanian mereka.

Dadan juga memaparkan komoditas yang ada di Desa Tani sendiri yaitu ada tomat beef, buncis kenya, romaine lettuce, dan horrenzo.

“Dampaknya, mengurangi pemakaian pupuk dan  air, yang sebelumnya memerlukan biaya satu juta rupiah, sekarang menjadi lima ratus ribu rupiah. Untuk hasil panennya Alhamdulillah meningkat, misalnya yang awalnya dari satu pohon dapat menghasilkan 3 kilogram tomat beef, sekarang menjadi 6 kilogram. Kualitas pun lebih bagus, daun menjadi lebih hijau dan warna tomat semakin menyala,” ucap Dadan.

Sebelum ke Desa Tani, Lesly dan Parmesh berkunjung ke Jabar Command Center (JCC), berdiskusi bersama Tribe Lead of Citizen Engagement and Services Jabar Digital Service, Dyana C. Jatnika, tim Desa Digital, dan perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat. Dalam kunjungan tersebut, mereka saling memberi perspektif soal peran teknologi dalam pembangunan perdesaan.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi El Nino, Sulbar Siapkan Strategi Pangan Sejak Dini

    Antisipasi El Nino, Sulbar Siapkan Strategi Pangan Sejak Dini

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 175
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU —Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Sulbar bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulbar menggelar rapat koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulbar, Kamis 16 April 2026 Pertemuan ini membahas informasi terkini terkait mitigasi serta strategi menghadapi dampak El Nino, khususnya di sektor pangan. Dalam forum tersebut, Kepala […]

  • Tingkatkan Integritas, Dua ASN BPKPD Sulbar Lulus Sangat Memuaskan E-Learning Gratifikasi KPK 2025

    Tingkatkan Integritas, Dua ASN BPKPD Sulbar Lulus Sangat Memuaskan E-Learning Gratifikasi KPK 2025

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 277
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Dalam rangka menindaklanjuti Surat Inspektorat Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Nomor 700/240/2025 tanggal 24 Juli 2025 tentang Pedoman Monitoring dan Evaluasi Program Pengendalian Gratifikasi Tahun 2025, Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sulbar menugaskan dua ASN-nya, Mutmainnah dan Elvy Suhartaty Amir, untuk mengikuti E-Learning Peningkatan Pemahaman Gratifikasi yang diselenggarakan oleh Komisi […]

  • Geger, Buaya Masuk Kepemukiman Warga

    Geger, Buaya Masuk Kepemukiman Warga

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Warga Pasangkayu digegerkan dengan kemunculan seekor buaya. Ukuranya cukup besar, mencapai dua meter. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Pasangkayu, Arkam, mengungkapkan, kemunculan buaya ini, diketahui atas laporan seorang warga yang beralamat di jalan Dewi Sartika, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu. Buaya itu didapati berenang disaluran air depan rumahnya, malam hari, Sabtu 28 Januari. […]

  • Warga Harap Gerakan Pangan Murah Terus Dilaksanakan: Ringankan Beban Menjelang Idul Adha

    Warga Harap Gerakan Pangan Murah Terus Dilaksanakan: Ringankan Beban Menjelang Idul Adha

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 151
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Ahmad Kirang, Mamuju, pada Selasa, 27 Mei 2025. Program ini digelar sebagai upaya untuk mengendalikan inflasi yang masih relatif stabil di wilayah Sulbar. GPM mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu warga, Rosmini, mengaku […]

  • Safari Ramadan di Pasangkayu, Gubernur SDK Tegaskan Dukungan Pemprov Atasi Masalah BPJS, Pembangunan Infrastruktur, dan Intervensi Kemiskinan

    Safari Ramadan di Pasangkayu, Gubernur SDK Tegaskan Dukungan Pemprov Atasi Masalah BPJS, Pembangunan Infrastruktur, dan Intervensi Kemiskinan

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Pasangkayu (ekspossulbar.co.id) – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka bersama Wagub Sulbar, Salim S Mengga hadir Syukuran dan buka puasa bersama berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Pasangkayu, Sulawesi Barat , Jumat, 21 Maret 2025. Safari ramadan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat Sulbar khususnya masyarakat Pasangkayu. Gubernur Sulbar Suhardi Duka, menyampaikan apresiasi […]

  • Sulbar Didorong Jadi Model Transmigrasi Modern, Gubernur dan Enam Bupati Temui Menteri

    Sulbar Didorong Jadi Model Transmigrasi Modern, Gubernur dan Enam Bupati Temui Menteri

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 223
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, JAKARTA — Dalam upaya memperkuat pembangunan berbasis kawasan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), bersama enam bupati se-Sulbar melakukan audiensi resmi dengan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia di kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Senin (5/5/25). Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Menteri Transmigrasi dan jajaran Dirjen Transmigrasi. Turut hadir dalam audiensi ini anggota […]

expand_less