Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ragam » Dinas TPH Jabar Sediakan Bantuan Benih Padi Varietas Tahan Kering

Dinas TPH Jabar Sediakan Bantuan Benih Padi Varietas Tahan Kering

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Rab, 14 Jun 2023

KOTA BANDUNG – Dalam menghadapi dampak El Nino, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat melakukan berbagai upaya antisipasi untuk mempertahankan produksi, salah satunya dengan menyediakan bantuan benih padi varietas tahan kering kepada petani.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Jabar Yanti Zakiah mengatakan, benih tahan di musim kemarau ini terutama akan diberikan di wilayah lumbung padi nasional, di antaranya Indramayu, Karawang,  Cirebon, Bekasi, Majakengka ,dan Cianjur.

“Selain bantuan benih, upaya yang sudah dan sedang dilaksanakan di Jabar agar tidak berdampak pada produksi antara lain juga menyediakan air yang cukup untuk  target luas tanam tahun 2023 sekitar 1,8 juta hektare, dengan satu kali hingga ada yang bisa tiga kali tanam,” kata Yanti dalam acara Jabar Punya Informasi (JAPRI) di Aula Timur Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (14/6/2023).

Benih padi varietas tahan kering yang disediakan, di antaranya Impari, Impago, Cakrabuana, dan Situ Bagendit. Ada 448 varietas padi yang sudah diluncurkan Kementerian Pertanian yang dapat dijadikan pilihan petani.

Sampai Juni 2023, dari alokasi sebanyak 75.000 ha bantuan benih sudah disalurkan untuk 53.000 ha , belum lagi bantuan dari Pemerintah Pusat. “Sisanya akan kita dorong untuk antisipasi El Nino,” ujarnya.

Pemberian bantuan benih kepada petani juga dilakukan pada awal tahun 2023 terkait bencana banjir yang menyebabkan lahan puso seluas sekitar 30.000 ha . DTPH Jabar melakukan langkah cepat dan tepat dengan memberikan benih baru kepada petani terdampak untuk tanam ulang.

Pola tanam

Yanti menuturkan pula, selain bantuan benih padi varietas tahan kering, pola tanam juga menjadi perhatian. “Petani jangan memaksakan diri menanam padi jika air irigasi mulai berkurang, jadi bisa diganti dengan umbi dan kacang-kacangan,” sebutnya.

Pada tahun ini luas lahan sawah di Jabar tercatat 928.218 ha di 27 kabupaten/kota. Dengan intensifikasi lahan, produksi beras Jabar berhasil mencapai posisi dua terbanyak secara nasional pada 2022.

“Tahun 2023 kami tetap optimistis bisa memproduksi beras terbanyak kedua nasional. Terbukti dengan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden kepada Gubernur Jabar di Padang beberapa hari lalu,” ungkapnya.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengumuman Izin Lingkungan Delapan Puskesmas Se-Pasangkayu

    Pengumuman Izin Lingkungan Delapan Puskesmas Se-Pasangkayu

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 964
    • 0Komentar
  • 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sulbar Dilantik, Suhardi Duka: Mutasi dan Promosi untuk Penyegaran Kinerja photo_camera 5

    14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sulbar Dilantik, Suhardi Duka: Mutasi dan Promosi untuk Penyegaran Kinerja

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 681
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) resmi melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemprov Sulbar. Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan digelar di Ballroom Andi Depu Kantor Gubernur Sulbar, Rabu 21 Januari 2026. Pada kesempatan itu gubernur, Suhardi Duka memastikan proses pelantikan sudah sesuai mekanisme seleksi persetujuan teknis (Pertek) terbuka yang berlaku. “Semua […]

  • Gubernur Cup 2026 Siap Digelar, PSSI Mamuju Berikan Sambutan Positif

    Gubernur Cup 2026 Siap Digelar, PSSI Mamuju Berikan Sambutan Positif

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 202
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Pemprov Sulbar akan menggelar ajang olahraga bergengsi, Gubernur Cup 2026. Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) pada Minggu, 13 Juli 2025, sebagai bagian dari upaya mendorong perkembangan olahraga dan budaya di daerah. Pengumuman Gubernur Cup 2026 disampaikan bersamaan dengan peluncuran event utama lainnya pasca-Manakarra Fair, yaitu Sandeq Silumba […]

  • Hadirnya Program MLT BPJS Ketenagakerjaan, Maddareski Salatin: Miliki Rumah Layak Huni Bagi Pekerja Bukan Lagi Hal Rumit

    Hadirnya Program MLT BPJS Ketenagakerjaan, Maddareski Salatin: Miliki Rumah Layak Huni Bagi Pekerja Bukan Lagi Hal Rumit

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 267
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, MAMUJU – Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sulawesi Barat, Maddareski Salatin, menghadiri kegiatan Coffee Morning Sinergitas Pembangunan Daerah Sulawesi Barat melalui Sektor Properti, yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Kegiatan berlangsung di Hotel Afla Mamuju, Selasa (5/8/2025). Program ini juga mendukung misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur, Salim S […]

  • Bupati : Tema ‘Pasangkayu-Ku’ Supaya Timbulkan Rasa Memiliki

    Bupati : Tema ‘Pasangkayu-Ku’ Supaya Timbulkan Rasa Memiliki

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 532
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com,PASANGKAYU— Pameran pembangunan dalam rangka hari jadi Kabupaten Pasangkayu ke 16 resmi dibuka oleh Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa, Senin 4 Maret. Kegiatan yang berlangsung malam hari di depan kantor Bupati Pasangkayu ini, dihadiri pula oleh Wakil Bupati Pasangkayu Muhammad Saal, Sekkab Pasangkayu Firman, Ketua DPRD Pasangkayu Lukman Said, Wakil Ketua I DPRD sekaligus sesepuh […]

  • Selesaikan Konflik Lahan, Pemkab Pasangkayu Kedepankan Persuasif

    Selesaikan Konflik Lahan, Pemkab Pasangkayu Kedepankan Persuasif

    • calendar_month Jum, 13 Jul 2018
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 630
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU — Pemkab Pasangkayu terlibat aktif menyelesaikan sengketa lahan yang melibatkan beberapa masyarakat di Desa Polewali, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu. Dengan luas lahan yang disengketakan mencapai puluhan hektar. Dalam menyelesaikan konflik lahan tambak ini, Pemkab Pasangkayu mengedepankan upaya-upaya persuasif. Pemkab pun telah membentuk tim khusus untuk penyelesaian konflik tersebut. “Agar penyelesaian konflik bisa dilakukan […]

expand_less