Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Beragam Penyebab Jantung Berdebar dan Cara Meredakannya

Beragam Penyebab Jantung Berdebar dan Cara Meredakannya

  • account_circle Ekspos Sulbar
  • calendar_month Rab, 26 Jul 2023

EKSPOS SULBAR – Jantung berdebar adalah kondisi yang normal terjadi ketika sedang merasa cemas atau melakukan aktivitas fisik berat, misalnya berolahraga. Keluhan ini biasanya akan mereda dengan sendirinya. Namun, jika jantung berdebar disertai keluhan lain, hal ini bisa menjadi tanda adanya penyakit tertentu.

Jantung berdebar atau palpitasi adalah kondisi ketika jantung berdegup kencang, bahkan sensasinya dapat dirasakan hingga ke tenggorokan atau leher.

Dilansir dari alodekter.com, Detak jantung normal orang dewasa berkisar antara 60–100 kali per menit. Bila jantung berdetak melebihi angka tersebut, Anda akan merasakan debaran kencang di bagian dada.

Pada kondisi tertentu, jantung berdebar memang bisa menjadi tanda adanya penyakit jantung. Biasanya, kondisi ini disertai dengan keluhan lain, seperti nyeri dada yang menjalar hingga ke bahu atau punggung, pusing, mual, keringat dingin, sesak napas, hingga lemas.

Namun, selain penyakit jantung, ada banyak kondisi yang juga bisa menyebabkan jantung berdebar.

Beberapa Penyebab Jantung Berdebar

Jantung berdebar bisa disebabkan oleh banyak hal, baik yang sifatnya ringan mapun serius. Salah satu penyebab sederhana dari jantung berdebar adalah gaya hidup, seperti olahraga intensif, rasa cemas, kurang tidur atau kelelahan, kebiasaan merokok, serta konsumsi minuman beralkohol, kafein, dan makanan pedas.

Namun, Anda perlu waspada bila keluhan jantung berdebar tidak kunjung mereda atau disertai gejala lain. Hal ini karena keluhan tersebut bisa saja disebabkan oleh suatu kondisi atau penyakit, seperti:

  1. Anemia

Anemia merupakan kondisi ketika seseorang kekurangan sel darah merah. Gejalanya dapat berupa jantung berdebar dan biasanya disertai dengan kelelahan, wajah pucat, hingga sesak napas.

  1. Hipertiroidisme

Kondisi ini terjadi ketika kadar hormon tiroid meningkat terlalu tinggi dan terlalu aktif. Selain merasakan dada atau jantung berdebar, penderita hipertiroidisme juga bisa mengalami gejala berupa sering cemas, cepat lelah, susah tidur, tubuh lemas dan gemetaran, serta banyak berkeringat.

  • Penulis: Ekspos Sulbar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Klinik Khusus Lansia Inggit Garnasih

    Gubernur Ridwan Kamil Resmikan Klinik Khusus Lansia Inggit Garnasih

    • calendar_month Sab, 1 Jul 2023
    • account_circle
    • visibility 169
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG– Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Klinik Pratama Ramah Lansia Inggit Garnasih di Jalan Flores, Kota Bandung, Kamis (20/7/2023). Gubernur Ridwan Kamil mengungkapkan, pembangunan klinik merupakan cara penyelamatan Akta Nikah dan Akta Cerai Inggit Garnasih dengan Bung Karno yang hendak dijual demi kepentingan pembangunan klinik. Akta tersebut merupakan saksi dan aset sejarah yang […]

  • IHS

    Dukung Dunia Pendidikan, Gubernur SDK Bantu IHS Rp100 Juta

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 241
    • 0Komentar

    EKSPOSSULBAR.CO.ID, Polman — Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp100 juta kepada Institut Hasan Sulur (IHS), Jumat (24/10/2025). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh SDK kepada Rektor IHS, Agusnia Hasan Sulur, disaksikan jajaran civitas akademika, Anggota DPRD Sulbar Samsul Samad, serta sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar. Gubernur Sulbar Suhardi Duka mengatakan, […]

  • Pemkab Buka Penerimaan PPPK, Ini Persyaratanya

    Pemkab Buka Penerimaan PPPK, Ini Persyaratanya

    • calendar_month Sel, 1 Nov 2022
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Pasangkayu,EKSPOSSULBAR.CO.ID– Kabar gembira untuk masyarakat Pasangkayu. Pemkab kembali membuka pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sayang, kuotanya hanya 90 orang, itupun hanya untuk guru dan tenaga kesehatan (nakes). Dimana untuk, PPPK guru sebanyak 60 orang dan PPPK tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 30 orang. Kepala BKPP Pasangkayu, Andi Baso, mengungkapkan pengumuman pendaftaran dimulai pada 31 […]

  • Pemkab Pasangkayu  Promosikan Potensi Daerah di APKASI  Otonomi Exspo

    Pemkab Pasangkayu Promosikan Potensi Daerah di APKASI Otonomi Exspo

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 476
    • 0Komentar

    ekspossulbar.com, PASANGKAYU— Pemkab Pasangkayu melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), kembali mengikuti Apkasi Otonomi Expo 2019, yang digelar di Jakarta Convention Center, yang belangsung 3 – 5 Juli 2019. Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Musbar Lasibe, menjelaskan, pameran yang diikuti saat ini merupakan program tahunan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia ( APKASI […]

  • WTP Lima Kali-Kelola DAK Terbaik, Pemkab Pasangkayu Diganjar Penghargaan

    WTP Lima Kali-Kelola DAK Terbaik, Pemkab Pasangkayu Diganjar Penghargaan

    • calendar_month Kam, 2 Des 2021
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 187
    • 0Komentar

    PASANGKAYU,ekspossulbar.co.id– Kinerja pengelolaan keuangan Pemkab Pasangkayu yang semakin membaik, mendapat apresiasi dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu). Pemkab diganjar penghargaan dari Kemenkeu karena mampu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak lima kali berturut-turut, yakni dimulai dari tahun 2016 hingga tahun 2020. Penghargaan diberikan oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mewakili Kemenkeu di Mamuju baru-baru ini. Plt […]

  • Solidaritas Korban Penembakan, DKI Beri Warna Bendera New Zealand di JPO GBK

    Solidaritas Korban Penembakan, DKI Beri Warna Bendera New Zealand di JPO GBK

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle Ekspos Sulbar
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Pemprov DKI turut berbelasungkawa atas penembakan di dua masjid di Christchurch, New Zealand, yang menewaskan 49 orang. Warna-warna bendera Selandia Baru akan dimunculkan selama seminggu di jembatan penyeberangan orang (JPO) Gelora Bung Karno. Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho mengatakan kombinasi warna itu dimunculkan di JPO GBK sebagai bentuk solidaritas dan dukungan Jakarta kepada Selandia […]

expand_less